Suara.com - Pemain Semen Padang Marcel Sacramento melakukan perbuatan tak terpuji saat pertandingan menghadapi Bhayangkara FC di stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (20/5/2017). Akibat perbuatannya tersebut Marcel diganjar kartu merah.
Di pertandingan itu, Marcel menjegal laju wasit Prasetyo Hadi menggunakan kakinya. Diduga Marcel melakukan hal tersebut karena kesal, setelah dirinya dijatuhkan oleh pemain belakang Bhayangkara FC.
"Kalau Marcel mungkin kita harus melihat dahulu. Dia itu, kan dihantam oleh pemain belakang, kalau disentuh saja itu free kick. Dia mungkin kesal, tapi saya tetap enggan menyalahkan wasit," kata Pelatih Semen Padang Nilmaizar dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Meski kesal, Nil menyanyangkan sikap Marcel tersebut. Oleh karenanya, pelatih asal Sumatera Barat itu harus menelusuri lebih lanjut terkait sikap Marcel.
"Tapi Marcel menyerang wasit itu tidak boleh, jadi ada plus dan minusnya. Nanti saya akan menanyakannya dulu, saya tidak tahu aturannya bagaimana," tambahnya.
Pemain Semen Padang Riko Simanjuntak juga mengecam kepemimpinan wasit. Sebab, menurutnya, keputusan wasit yang kontroversial sangat mengganggu jalannya pertandingan.
"Teman-teman di lapangan sudah bekerja keras. Saya agak kecewa dengan kepemimpinan wasit. Sebenernya itu hal kecil tapi sangat menggangu jalannya permainan," ujar Riko.
Di pertandingan itu, Semen Padang harus menerima kekalahan dengan skor tipis 0-1. Ini berarti Kabau Sirah belum mendapatkan kemenangan dari tiga laga terakhir di Liga 1 2017.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo