Suara.com - Pelatih Semen Padang Nilmaizar ingin mempertahankan sejarah kemenangan klub binaannya pada laga lanjutan liga 1 Indonesia melawan Madura United (MU) FC, Senin (12/6/2017).
"Histori kami dengan Madura United selalu menang, mudah-mudah kali ini Semen Padang juga bisa menang melawan Madura United," katanya saat menggelar jumpa pers di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu.
Semen Padang datang ke Madura, menurut Nilmaizar, dengan kondisi pemain lengkap, dan telah memiliki modal bagus setelah mengalahkan PSM Makassar pada pertandingan sebelumnya.
"Jadi, titik balik atau modal kami melawan Madura United sudah cukup," ucap Nilmaizar yang saat jumpa pers didampingi pemain Novan Sasongko.
Ia merasa optimistis bisa bermain dengan bagus dan mengalahkan Madura United di kantor "Laskar Sape Kerrap" itu.
Menurut Nilmaizar, saat ini pemain Madura United memang berbeda dengan sebelumnya saat kompetisi di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Umumnya, sambung dia, pemain Madura bagus, baik di lini depan, tengah, maupun pada pemain pemain belakang.
"Akan tetapi, kalau masuk pertahanan kami, akan kami jaga ketat," katanya.
Berdasarkan catatan Antara, kedua kesebelasan ini sudah empat kali bertanding selama 2016.
Selama empat kali pertandingan itu, klub sepak bola asuhan Mario Gomes de Olivoera ini hanya menang satu kali, yakni pada leg 2 ISC 2016 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan dengan skor 2-1 untuk Madura.
Tiga pertandingan lainnya, seperti saat uji coba di Stadion Gelora Bangkalan, Madura United terbantai dengan skor 3-0, saat Leg 1 ISC di Padang Madura kalah (3-1), dan terakhir saat babak penyisihan Piala Presiden 2017, klub berjuluk Laskar Sape Kerrap ini kalah tipis 1-0 atas Semen Padang.
Pada ISC tahun lalu, Semen Padang juga tercatat sebagai tim yang menghentikan rekor tidak pernah kalah di pekan ke-14.
Sebelum menghadapi Semen Padang kala itu, Madura United tercatat tidak pernah kalah dalam 10 kali pertandingan sejak pekan ke-4 kompetisi ISC 2016. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti