Suara.com - Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) Dragan Djukonovic mengatakan pihaknya tidak akan mengubah strategi yang digunakan pada laga sebelumnya saat menghadapi tuan rumah PSM di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/6/2017) malam.
Pelatih Dragan Djukonovic di Makassar, mengatakan, pihaknya akan tetap tampil lebih terbuka seperti halnya ketika sukses mengalahkan Barito Putera pada pertandingan pekan lalu.
"Saya tidak ada perbedaan formasi seperti yang dijalankan melawan tim sebelumnya yakni Barito ketika menghadapi PSM di Makassar. Kami akan tetap bermain normal seperti yang kami lakukan selama ini," katanya.
Bermain normal atau tidak melulu memilih tampil bertahan saat menghadapi PSM memang dinilai akan lebih efektif. Bermain dengan ciri khas PBFC juga diharapkan bisa membuka peluang untuk merebut poin di Makassar.
Dirinya juga mengakui mencuri poin di Makassar merupakan hal yang sulit. Apalagi selama ini belum ada tim yang mampu membawa pulang poin dari Kota Daeng atau seluruhnya berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah.
Namun demikian, pihaknya juga mengaku dalam percaya diri tinggi setelah hasil maksimal yang diraih pada pertandingan sebelumnya.
"PSM merupakan tim yang bagus yang ada di Liga1. Saya juga memberikan respek yang tinggi terhadap kinerja tim PSM selama ini," katanya.
Pihaknya juga siap tampil mati-matian untuk mendapatkan poin. Dirinya mengakui perjuangan meraih poin tidak akan mudah namun bukan hal yang tidak mungkin bisa dilakukan.
"Kami datang dengan semangat tinggi, kami tentunya punya ambisi untuk bisa mendapatkan hasil yang memuskan di pertandingan ini," jelasnya.
Media Officer PBFC, Abe Hedly, mengatakan pihaknya memboyong sebanyak 20 pemain untuk bisa meraih hasil maksimal di Makassar.
Para pemain itu diantaranya Muhammad Ridho, Nadeo Argawinata, Ricky Akbar Ohorella, Abdul Rachman, Kunihiro Yamashita, Matheus Henrique Do Carmo Lopes, Flavio Beck Junior serta Ponaryo Astaman.
Selain nama tersebut adapula Wahyudi Setiawan Hamisi, Terens Puhiri, Riswan Yusman, Rival Lastori, Lerby Eliandry Pong Babu, Sultan Samma, Firly Apriansyah, Doddy Alfayed, Zulvin M Zamrun, Patrich Wanggai, Leonard Tupamahu, M Sihran Amarullah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan