Suara.com - PSM Makassar akan kembali berhadapan dengan Pusamania Borneo FC dalam lanjutan Liga 1. Dalam laga ini, PSM membidik poin penuh menghadapi tim yang kerap menjegal langkah wakil Makassar itu.
Jelang laga yang bakal digelar di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, Senin (19/6/2017) malam, Pelatih kepala PSM, Robert Rene Alberts mengatakan catatan buruk pertemuan PSM dengan wakil Kalimantan Timur (PBFC) itu di turnamen-turnamen sebelumnya tidak akan mempengaruhi apapun.
Seperti diketahui, dalam tiga pertemuan terakhir PSM sulit menundukkan PBFC. Di Piala Presiden 2015, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol. Sedangkan di dua pertemuan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, PSM takluk dengan skor 2-0 dan 4-1.
"Saya sudah utarakan tahun lalu jika hasil dari pertemuan kedua tim tidak ada pengaruh dengan tahun ini. Apalagi kondisi tim saat ini jauh berbeda dibandingkan tahun lalu," katanya.
Sebagai buktinya, kata dia, ketika PSM bertemu dengan Persipura Jayapura yang dalam 12 tahun terakhir tidak pernah menang, justru bisa mematahkan dominasi dan rekor buruk atas Persipura dengan kemenangan telak 5-1 di Stadion Mattoanging.
Begitupun ketika bertemu dengan Arema yang juga dalam beberapa kesempatan selalu gagal meraih kemenangan, namun pada musim ini justru bisa mempermalukan wakil Jawa Timur itu di Makassar.
"Kita tidak lihat ke belakang, kita lihat Arema dan persipura, kami tidak melihat track rekor pertemuan sebelumnya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan