Suara.com - Badan sepak bola dunia FIFA mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya memberi peringatan kepada Meksiko perihal yel-yel "melecehkan dan diskriminatif" pada pertandingan pertama mereka di Piala Konfederasi di Rusia.
Insiden itu terjadi pada Minggu saat Meksiko bermain imbang 2-2 dengan Portugal di Kazan, demikian pernyataan FIFA, hanya beberapa hari setelah mereka mengumumkan pendekatan-pendekatan yang lebih tegas untuk mengatur tingkah laku para penggemar di turnamen, termasuk mengizinkan wasit untuk menghentikan pertandingan.
FIFA mengatakan ketua komite disiplin mereka, Anin Yeboah, telah memperingatkan "Federasi Sepak Bola Meksiko untuk sikap yang tidak pantas dari sekelompok kecil penggemar terkait dengan yel-yel melecehkan dan diskriminatif" dan mengatakan pihaknya dapat mengambil tindakan lebih jauh seandainya terdapat insiden serupa.
Mereka tidak memberi detail-detail mengenai tindakan apa yang dapat diambil.
FIFA telah mendenda Meksiko karena yel-yel homofobia para penggemar mereka pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018.
Pada tahun lalu para penggemar Meksiko meluncurkan kampanye mereka menentang ejekan-ejekan homofobia sepanjang pertandingan.
Meksiko akan berhadapan dengan Selandia Baru di Sochi pada pertandingan kedua mereka di Piala Konfederasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?