Suara.com - Portugal dua kali menyia-nyiakan keunggulan saat melawan Meksiko pada pertandingan pembukaan mereka di Piala Konfederasi pada Minggu, namun hasil imbang 2-2 sama sekali tidak menyebabkan alarm peringatan berbunyi, menurut kapten Cristiano Ronaldo.
Hector Moreno mencetak gol pada masa tambahan waktu untuk mengamankan satu angka bagi Meksiko, lima menit setelah Cedric membawa Portugal memimpin.
"Ini bukan hasil yang kami inginkan," kata Ronaldo.
"Tidak ada keperluan untuk mematikan alarm apapun, tim baik-baik saja. Ini adalah hasil yang bagus pada kedudukan 2-1 namun inilah sepak bola. Mereka mencetak gol pada menit-menit terakhir dan sekarang kami memikirkan pertandingan berikutnya. Kami perlu tetap percaya pada diri sendiri, kami tahu kami memiliki peluang hebat. Ada dua pertandingan untuk dimainkan dan itulah mengapa kami tenang saja, kami baik-baik saja. Sekarang kami perlu memikirkan pertandingan berikutnya, yang harus kami menangi. Jika kami menang, kami selangkah lebih maju," sambungnya.
Portugal akan bermain melawan tuan rumah Rusia di Moskow pada Rabu, sedangkan Meksiko berhadapan dengan Selandia Baru di Sochi. Rusia memuncaki klasemen Grup A setelah mengalahkan "All Whites" dengan skor 2-0 pada Sabtu.
Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA itu, yang mencetak 11 gol dalam tujuh pertandingan menjelang laga Minggu, mungkin tidak berpengaruh seperti biasanya namun ia tetap merupakan pemain terbaik pada pertandingan itu.
Sang penyerang Real Madrid, yang masa depannya di klub itu menjadi subyek spekulasi media setelah ia dituding oleh jaksa Spanyol melakukan penggelapan pajak, yang dibantah Ronaldo, menjadi aktor dari terciptanya gol pertama Portugal.
Operannya membelah pertahanan Meksiko dan memberikan kesempatan emas kepada Ricardo Quaresma untuk membukukan gol pembukaan.
Titik pembicaraan Ronaldo juga terlibat dalam salah satu titik pembicaraan terbesar pada pertandingan ini, "gol" yang tidak disahkan setelah konsultasi dengan Video Asisten Wasit.
Sepakannya dari jarak 30 meter membentur mistar gawang dan Nani menyambar bola untuk memasukkannya ke gawang, namun wasit menganulir gol itu karena offside yang terjadi pada awal pergerakan.
Penyerang Meksiko Javier membatalkan gol pembukaan Quaresma beberapa saat sebelum turun minum, dan dua gol dalam enam menit terakhir pertandingan memastikan kedua tim sama-sama meraih satu angka.
Hasil ini mempertahankan laju penting bagi kedua tim.
Kekalahan terakhir Meksiko pada pertandingan kompetitif terjadi pada sembilan laga sebelumnya dan tepat setahun silam, ketika Chile menghancurkan mereka 0-7 pada Piala Amerika Centenary.
Portugal, sementara itu, memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka dari Meksiko dan mengukir rekor dua kemenangan dan dua kekalahan dalam empat pertandingan sejak keduanya pertama kali bertemu pada 1969. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat