Suara.com - Mantan pemain Chelsea, Oscar, mendapat hukuman delapan pertandingan. Gelandang asal Brasil ini dinyatakan bersalah karena dianggap memicu kerusuhan antara pemain saat klubnya, Shanghai SIPG menghadapi Guangzhou R&F di Liga Super Cina.
Pada laga tersebut, Oscar diduga dua kali menendang bola dengan sengaja ke arah lawan dalam dua kesempatan di akhir babak pertama saat kedudukan 1-1. Pemain Guangzhou tidak senang dan marah sehingga menimbulkan keributan masal antar pemain.
Oscar sempat jatuh setelah didorong oleh Chen Zhizhao, dimana para pemain kedua tim masih saling mendorong. Wasit akhirnya mengeluarkan pemain Guangzhou Li Tixiang dan pemain Shanghai, Fu Huan, namun Oscar lolos dari hukuman saat itu.
Pemain berusia 25 tahun itu akhirnya tetap mendapatkan hukuman diskor selama delapan laga oleh Asosiasi Sepak Bola Cina (CFA), plus hukuman denda sebesar 5 ribu dolar Amerika karena dianggap menjadi pemicu insiden itu.
"Tindakan Oscar tidak bermoral, telah memicu keributan besar di lapangan, telah memiliki dampak negatif besar pada liga sepak bola profesional di Cina," kata Asosiasi Sepak Bola Cina (CFA) dalam pernyataannya.
"Mudah-mudahan dengan hukuman kepada pelanggaran disiplin kepada semua klub akan menjadi upaya untuk dapat menjaga ketertiban pertandingan dan melindungi perkembangan Sepakbola."
Dengan hukuman tersebut artinya pelatih Shanghai Andre Villas-Boas tidak dapat memainkan Oscar hingga 31 Agustus. Oscar diboyong SIPG dari Chelsea pada Januari kemarin dengan transfer 60 juta euro dan menjadi rekor transfer pemain Asia. (ESPNFC)
Berita Terkait
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar
-
Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop
-
Usai Raih Oscar, Youn Yuh Jung Berpeluang Bawa Pulang Penghargaan Emmy 2026
-
Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan