Suara.com - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi berkomentar soal tingkah laku suporter di Liga 1 dan Liga 2 yang masih belum bisa tertib di setiap pertandingan. Edy mengatakan rusuh suporter tersebut dikarenakan ketidakpuasan fans kepada klubnya tersebut.
Salah satu kejadian yang cukup menarik yakni rusuhnya suporter Persib Bandung Bobotoh saat laga menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot, beberapa waktu yang lalu. Akibat kejadian itu, Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi denda sebesar Rp45 juta dan hukuman bagi Bobotoh tidak boleh menggunakan atribut selama tiga pertandingan.
"Ini karena ketidakpuasan rakyat kita," kata Edy.
Tidak hanya di Liga 1, beberapa suporter di Liga 2 juga terlibat bentrokan di jalan menuju ke stadion. Tindakan seperti itu setidaknya mampu merugikan klub kesayangan dan juga pihak lain.
Edy menegaskan nanti ke depannya suporter tersebut bakal lebih baik dan mematuhi aturan yang ada. Nantinya, juga akan ada pembinaan suporter dari pihak PSSi agar lebih baik lagi ke depan.
"Nanti kalau kita sudah membina dan menunjukan pemain kita, ini bisa menjadi hiburan masyarakat, saya yakin rakyat juga akan lebih tertib," jelas Edy.
Berita Terkait
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan