Suara.com - Tiga remaja bernama Fahmi, Rama dan Sarif pendukung klub sepak bola Persib Bandung, telantar di Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, lantaran tertinggal bus rombongan.
"Mereka ditemukan oleh teman-teman suporter Taraten Dhibi' tadi," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Komunitas itu Munadi di Terminal Bus Ronggosukowati Pamekasan, Senin (10/7/2017).
Semalam, ketiga Bobotoh, julukan suporter Persib Bandung, yang tertinggal bus rombongan, tidur di Terminal Bus Pamekasan.
Pada pagi hari, mereka berjalan kaki hingga ke depan kantor pemkab di Jalan Kabupaten Pamekasan dengan tujuan hendak mencari rombongan yang belum pulang.
"Di Jalan Kabupaten sana, rombongan ini ditemukan oleh suporter Madura," kata Munadi.
Ketiga orang itu selanjutnya diantar kembali ke Terminal Bus Ceguk Pamekasan untuk dipulangkan ke Bandung, dengan bus cepat Karina jurusan Madura-Jakarta.
"Mereka juga kita kasih uang makan secukupnya hingga ke Bandung. Ini sebagai bentuk kepedulian kami sesama suporter," ujar Munadi.
Di loket pembelian tiket bus Karina di Terminal Ronggosukowati, Ceguk, Pamekasan ketiga suporter ini tak henti-hentinya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian suporter Madura United FC.
Pertandingan antara Persib Bandung melawan Madura United FC pada laga lanjutan liga 1 Indonesia digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (9/7/2017) malam.
Pada laga itu, tim tuan rumah unggul atas tim tamu Persib Bandung dengan skor 3-1. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
-
Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam