Suara.com - Aji Santoso putuskan mundur dari kursi pelatih ARema FC. Keputusan mundur disampaikan mantan bek kiri tim nasional Indonesia era 1990-an itu pada, Senin (31/7/2017).
Sikap ini diambil Aji setelah merasa gagal membawa tim berjuluk Singo Edan mencapai target finis di peringkat kelima putaran pertama Liga 1.
"Keputusan saya mundur dari Arema ini murni dari diri sendiri, tidak ada tekanan dari pihak manapun dan dari siapapun, termasuk suporter. Saya sudah diskusikan keputusan saya ini dengan manajemen maupun CEO Arema FC dan keluarga," kata Aji, dikutip dari Antara.
"Kami menargetkan finis di posisi kelima pada putaran pertama, namun faktanya sekarang Arema finis di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1," lanjutnya.
Menurut Aji, Arema bertengger di posisi ketujuh pada putaran pertama tersbeut sudah sangat bagus, sebab tidak sedikit tim-tim besar yang posisinya jauh di bawah Arema.
"Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama saya ada di Arema, manajemen, pemain dan suporter," katanya.
Kegagalan Arema menembus lima besar Liga 1 pada putaran pertama, diantaranya disebabkan gagalnya merengkuh poin sempurna pada tiga laga terakhir.
Bahkan dua diantaranya harus menelan kekalahan di kandang saat menjamu Persipura Jayapura (0-2) dan Semen Padang yang berakhir dengan kekalahan 0-2.
Terakhir Arema harus puas berbagi angka dengan Pusamania Borneo di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (30/7/2017) kemarin.
Baca Juga: Hadiri Sidang Pengemplangan Pajak, Ronaldo Terancam Dipenjara
Selama ditangani Aji Santoso, Arema memboyong dua gelar juara pramusim, yakni Trofeo Piala Bhayangkara yang digelar di Stadion Manahan Solo dan Piala Presiden 2017. Di final Piala Presiden, Arema menundukkan Pusamania Borneo dengan skor telak 5-1.
Berita Terkait
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis