Bola / Bola Indonesia
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:29 WIB
Mauro Zijlstra. (instagram.com/@maurozijlstra)
Baca 10 detik
  • Arema FC resmi meminjam Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta untuk mengisi posisi lini depan.

  • Penyerang naturalisasi ini didatangkan setelah striker utama Arema FC, Gustavo Henrique, mengalami cedera.

  • Persija berharap peminjaman ini memberi Mauro Zijlstra menit bermain reguler untuk mengasah kemampuannya.

Suara.com - Arema FC blak-blakan mau menampung Mauro Zijlstra striker yang tidak masuk dalam skema pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong sehingga dipinjamkan. Bagi Singo Edan, pemain naturalisasi itu dibutuhkan oleh tim.

Mauro akan memperkuat Arema FC selama musim baru sebagai bagian dari upaya klub menambah pilihan di lini serang.

Kehadirannya dibutuhkan setelah Gustavo Henrique mengalami cedera dan dipastikan belum bisa menjadi opsi pada awal kompetisi.

Arema FC mendatangkan striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dengan status pinjaman dari Persija Jakarta untuk memperkuat lini serang menghadapi Super League 2026/2027. [Ileague.id]

Kondisi tersebut membuat pilihan Arema FC di posisi penyerang menjadi terbatas. Sebelumnya, Joel Vinicius menjadi salah satu opsi yang tersedia untuk mengisi lini depan tim asuhan Marcos Santos.

Manajemen Arema FC kemudian menjalin komunikasi dengan Persija untuk mencari solusi. Dari pembicaraan tersebut, kedua klub akhirnya mencapai kesepakatan terkait peminjaman Mauro Zijlstra.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut kedatangan Mauro sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

"Kami menyambut Mauro Zijlstra sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya menjadi tambahan yang kami butuhkan untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League 2026/27," ujar Yusrinal dalam keterangan resminya.

Selain kebutuhan di lini depan, Arema FC juga melihat Mauro sebagai pemain muda yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Faktor tersebut membuat Singo Edan berharap pemain berusia 21 tahun itu mampu memberikan dampak dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"Mauro memiliki potensi dan kualitas yang kami yakini bisa memberikan kontribusi bagi tim. Kami berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan tim, memahami filosofi permainan pelatih, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema FC," tutur Yusrinal.

Baca Juga: Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Bagi Mauro, kepindahan sementara ke Arema FC juga membuka peluang untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Selama memperkuat Persija, kesempatan tampil yang diperolehnya masih cukup terbatas.

Mauro tercatat hanya bermain dalam empat pertandingan bersama Macan Kemayoran. Empat laga tersebut masing-masing menghadapi Bali United, PSM, Persik, dan Semen Padang.

Dari empat penampilan itu, Mauro baru sekali mendapat kepercayaan turun sebagai starter. Momen tersebut terjadi ketika Persija bertandang menghadapi Persik pada pekan ke-33 Super League.

Mauro tampil sejak menit pertama dan ikut membantu Persija meraih kemenangan 3-1 di kandang lawan. Namun, perjalanan sang striker bersama Persija juga sempat terganggu masalah kebugaran.

Cedera hamstring membuat Mauro harus menjalani proses pemulihan selama kurang lebih tiga bulan. Kondisi tersebut turut memengaruhi kesempatan bermainnya bersama Persija.

Peminjaman ke Arema FC kini menjadi kesempatan bagi Mauro untuk kembali mendapatkan ritme pertandingan. Dengan kebutuhan Singo Edan di lini depan, peluangnya untuk memperoleh menit bermain secara reguler terbuka lebih lebar.

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, juga berharap Mauro bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menilai menit bermain menjadi bagian penting dalam perkembangan sang pemain.

"Yang paling penting sekarang adalah bagaimana Mauro bisa mendapatkan menit bermain untuk terus meningkatkan performanya. Sekecil apa pun peluang yang diberikan, harus bisa dimaksimalkan untuk terus berkembang," ujar Ardhi.

Load More