Suara.com - Kesebelasan Mitra Kukar berhasil mengalahkan tamunya, Madura United, dengan skor 2-1 pada lanjutan Liga 1/2017 di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (3/9/2017).
Tim berjuluk "Naga Mekes" tersebut sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama oleh penyerang Madura United, Greg Nwokolo, lewat golnya di menit 35.
Namun, Saufullah Maulana dan kawan-kawan berhasil bangkit dan membalikkan keadaan pada babak kedua melalui Marclei Cesar Caves Santos pada menit 80 dan Andre Agustian Prakasa pada menit 84.
Bertanding dalam guyuran hujan lebat, membuat kedua tim tidak bisa menampilkan taktik dan strategi secara sempurna.
Namun demikian, pada babak pertama Tim Madura United cukup menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Penyerang tim berjuluk "Sapeh Kerap" Greg Nwokolo akhirnya bisa memecahkan kebuntuan gol bagi tim tamu pada menit 35 setelah memanfaatkan kemelut bola hasil sepak pojok, setelah sejumlah peluang emas terbuang percuma.
Memasuki babak kedua, pelatih Mitra Kukar, Sukardi Kardok, hanya memasukkan satu pemain baru, Aldino Herdianto, untuk menambah daya serang tim tuan rumah.
Kondisi lapangan yang masih licin karena guyuran hujan tak membuat permainan kedua tim mengalami perubahan pada babak kedua.
Tim tamu, Madura United, tetap unggul dalam penguasaan bola dan bisa leluasa menekan jantung pertahanan Mitra Kukar.
Lagi-lagi peluang tim besutan Gomes De Olievera itu, untuk menggandakan keunggulan kandas begitu saja, baik melalui Greg Nwokolo, Bayu Gatra, maupun Engelbird Sani.
Saat memasuki 10 menit terakhir, tim tuan rumah berani menekan Madura United dan menciptakan dua gol untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Tambahan tiga poin menempatkan Tim Mitra Kukar di posisi ke-8. Meskipun kalah, Madura United tetap bertahan di posisi ke-5 klasemen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey