Suara.com - Aji Santoso telah resmi menukangi Persela Lamongan pada Kamis (7/9/2017). Mantan pelatih Arema FC menggantikan Herry Kiswanto yang mengundurkan diri karena merasa bertanggung jawab gagal membawa Persela berprestasi.
Aji mengatakan saat ini targetnya bersama Persela yakni membawa tim menjadi lebih baik. Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu diminta oleh manajemen tim agar membawa tim berjuluk Laskar Joko Tingkir naik dari papan bawah klasemen Liga 1.
Sebagaimana diketahui, Persela Lamongan saat ini berada di posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2017. Mereka telah mengumpulkan 24 poin dari 22 pertandingan.
"Untuk target sendiri manajemen meminta agar Persela tidak terdegradasi dan berharap musim depan masih bisa berpartisipasi di level teratas. Saya berupaya membantu tim agar bisa keluar dari zona itu," kata Aji saat dihubungi wartawan.
Aji mengaku bakal berusaha dengan maksimal untuk bisa menepati target tersebut. Bahkan, dia menegaskan sudah mengetahui gaya bermain dari Persela Lamongan.
"Saya rasa pekerjaan saya tidak terlalu sulit, karena saya mengenal betul sisi luar dan dalamnya Persela. Bagaimana kultur suporternya, situasi tim, dan bagaimana manajemennya saya mengenal baik," jelas Aji.
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali