Suara.com - Indonesia ternyata memiliki basis penggemar klub Bundesliga Borussia Dortmund terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan jumlah suporter sekitar 607 ribu orang. Hal itu diungkapkan Managing Director Borussia Dortmund untuk kawasan Asia Suresh Letchmanan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
"Karena itulah menurut kami, Indonesia merupakan negara yang sangat penting di Asia Tenggara. Dengan alasan itu saya meminta kepada manajemen agar kami rutin berkunjung ke Indonesia," ujar Suresh.
Dia melanjutkan, dukungan penuh fans Dortmund di Indonesia juga ditunjukkan kala menyambut kedatangan legenda klub Karl-Heinz Riedle di Indonesia pada akhir pekan lalu.
Suresh menyebut ada 102 penggemar yang menyambut langsung Karl Heinze di Jakarta sambil menyanyikan lagu-lagu dukungan khas suporter Dortmund yang kerap dinyanyikan ketika tim kesayangannya berlaga.
"Saya dan Karl-Heinze sampai merinding mendengarnya. Suasana saat itu sangat mirip Dortmund," tutur dia. Legenda sekaligus duta internasional Borussia Dortmund Karl-Heinze Riedle memang sedang berada di Indonesia, tepatnya pada 7-11 Oktober 2017, untuk menjumpai penggemar dan memamerkan Piala DFB Pokal.
Adapun dengan besarnya animo dukungan dari Indonesia, Borussia Dortmund pun mencanangkan berbagai program agar semakin dekat dengan para suporternya di Tanah Air. Termasuk mempertimbangkan kedatangan tim utama untuk bertanding di Indonesia.
Namun, Suresh mengaku mendatangkan tim utama bukanlah perkara mudah dan bisa saja diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan. Sebagai langkah awal, Dortmund ingin berkunjung ke Indonesia melalui para legendanya.
"Segera kami akan membawa legenda seperti Jens Lehmann, Tomas Rosicky dan Marcio Amoroso nantinya untuk berlaga melawan legenda timnas Indonesia. Kami ingin dekat dengan para suporter di sini dan akan memberikan waktu untuk berinteraksi dengan pemain yang dibawa ke Indonesia. Kami tidak ingin cuma datang, bertanding dan pulang," kata dia.
Selain itu, Borussia Dortmund juga berencana mendatangkan satu atau dua pemain bintangnya ke Indonesia. Untuk hal ini, Suresh mengusahakan akan terwujud usai Piala Dunia 2018.
Kemudian, Borussia Dortmund pun berharap dapat mendirikan akademi sepak bolanya di Indonesia, sama seperti beberapa tim Eropa lain yang sudah hadir lebih dahulu seperti Arsenal, Liverpool, Chelsea dan Real Madrid.
"Kami ingin membangun sistem pembinaan dan melihat pemain-pemain lokal yang bagus. Saya sendiri belum tahu kapan rencana ini bisa diwujudkan, tetapi kami harap bisa secepatnya," tutur Suresh. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy