Suara.com - Bhayangkara FC akan menjamu PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (19/10/2017). Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy memprediksi pertandingan tersebut bakal berlangsung ketat, namun lelaki asal Skotlandia tersebut tetap optimistis.
"Pertandingan besok yang pasti pertandingan besar. PSM tim sangat tangguh, mereka dapat hasil bagus dan selalu menekan di atasnya. Ini bakal jadi laga sengit. Yang pasti tim kami harus berada dalam kondisi 100%. Anak-anak Bhayangkara FC bisa mengalahkan siapapun di liga, tapi tentunya harus fokus dan siap menghadapi pertandingan besok," kata Simon dalam jumpa pers jelang pertandingan, Rabu (18/10/2017).
Hasil kemenangan wajib didapat oleh tim berjuluk The Guardian. Karena kekalahan akan mengancam posisi Bhayangkara FC yang saat ini bertengger di puncak klasemen Liga 1.
Menghadapi Juku Eja, bermain di hadapan pendukung sendiri, Bhayangkara FC diuntungkan. Selain itu The Guardian bakal tampil dengan kekuatan penuh.
"Mereka sangat berbahaya di lini depan. Sebenarnya merata. Mereka juga punya Pluim yang sering pegang bola, dia sering melakukan tendangan jarak jauh yang bagus. Mereka tim berbahaya, sangat kuat. Tapi, kami harus percaya diri kita di kandang bisa menang lawan tim besar. Tapi jangan terlalu berlebihan berusaha," tambah Simon.
Simon menambahkan, dirinya sangat menghormati sosok pelatih PSM Makasaar, Robert Rene Alberts. Menurutnya, Rene Alberts merupakan salah satu pelatih terbaik yang sangat sulit dikalahkan.
"Saya respek sama Rene, dia sulit dikalahkan dan PSM benar-benar tim yang kuat. Salah satu pesaing terkuat saya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah