Suara.com - Jordi Alba mengaku bersyukur dengan keputusan Neymar hengkang dari Barcelona pada musim panas tahun ini. Alba mengatakan, dia kini jadi lebih bisa eksplorasi kemampuannya dengan membantu serangan dari sisi kiri.
Neymar hijrah ke Paris Saint-Germain pada Agustus lalu dengan banderol 222 juta euro (sekitar Rp3,5 triliun). Angka itu membuat Neymar jadi pemain termahal di dunia.
Bagi Barcelona, kepergiaan Neymar telah merusak sistem formasi mereka di lini depan, terutama trionya dengan Luis Suarez dan Lionel Messi.
Ernesto Valverde, pelatih Barcelona, pun telah menanggalkan sistem penyerangan dengan tiga penyerang. Sebagai gantinya, Valverde meminta Alba untuk lebih sering membantu penyerangan dari sisi kiri, mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Neymar.
Kepercayaan ini dibayar Alba dengan empat assist. Bersama Messi, bek kiri berusia 28 tahun ini menjadi pemain yang paling banyak mencetak assist bagi Barcelona di semua kompetisi.
"Neymar pemain hebat, karena keadaan atau perasaan atau pikirannya, dia memutuskan pergi," kata Alba kepada Mundo Deportivo, dikutip dari Soccerway, Jumat (10/11/2017).
"Pada akhirnya, masih banyak pemain lain yang bisa melakukan tugas dengan baik dan saya senang dengan orang-orang tersebut."
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya jadi lebih banyak ruang untuk maju, dan sejujurnya itu lebih baik buat saya," lanjut Alba.
Baca Juga: Dovi Beberkan Satu-satunya Strategi yang Dibawa ke Valencia
Foto: Bintang asal Brasil, Neymar, saat diperkenalkan sebagai pemain baru Paris St Germain di Parc des Princes. [AFP/Lionel Bonaventure]
"Saya jadi mendapatkan kepercayaan diri lagi. Dengan ruang yang lebih banyak di sisi kiri, saya sangat nyaman dan bisa mendemonstrasikan kemampuan di lapangan," ujar Alba, menjelaskan alasannya yang lebih ke arah personal senang dengan kepergiaan Neymar.
"Saya menikmati cara bermain saya sekarang yang mana sudah lama tidak terjadi," pungkas Alba.
Di kompetisi domestik, La Liga Spanyol, hingga pekan ke-11 Barcelona belum terkalahkan dan menempati posisi puncak dengan raihan 31 poin; 10 kali menang dan sekali imbang.
Los Azulgrana unggul empat poin dari pesaing terdekatnya, Valencia. Sedangkan, rival abadi mereka, Real Madrid, menguntit di peringkat ketiga dengan 23 poin.
Tag
Berita Terkait
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Mengenal Jimat Keberuntungan Argentina Diego Iacovone, Dari Intelijen ke Dapur Tim Tango
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0