Suara.com - Federasi Sepak Bola Italia, FIGC, akhirnya mengambil tindakan menyusul kegagalan Azzurri tampil di Piala Dunia tahun depan. FIGC mencopot Gian Piero Ventura dari jabatannya sebagai pelatih Italia.
Seperti diketahui, Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia setelah ditahan imbang Swedia tanpa gol di leg kedua babak play-off yang berlangsung di Milan. Hasil tersebut memastikan tiket ke Rusia bagi Swedia yang menang tipis 1-0 di leg pertama.
Kegagalan Italia melaju ke putaran final Piala Dunia cukup menggemparkan. Karena ini adalah yang pertama kalinya Italia absen di Piala Dunia sejak tahun 1958. Namun saat itu, Ventura menolak untuk meletakkan jabatannya.
Ventura dipecat, siapa sosok yang paling tepat untuk memimpin Azzurri? Sesaat setelah kegagalan Italia tersebut, publik Italia meminta Antonio Conte untuk kembali memimpin Azzurri. Sejumlah pemain legendaris Italia pun melontarkan nada serupa, tidak terkecuali Si Bulu Putih, Fabrizio Ravanelli.
Pemain yang pernah mencicipi gelar Serie A dan Liga Champions bersama Juventus itu bahkan rela jungkir balik untuk bisa memulangkan Conte dari Inggris.
"Saya rela jungkir balik hanya untuk membawa Antonio Conte kembali," kata Ravanelli seperti dikutip Tuttomercatoweb.
"Saya akan mencoba meyakinkan dia dengan segala cara, karena apa yang pernah dilakukannya bersama tim nasional sangat luar biasa," sambungnya.
"Dia adalah seorang inovator, dan dia mengerti caranya membangun tim di semua sektor," sambungnya lagi.
Antonio Conte tercatat sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Membesut Juventus, Conte sukses mengantar Si Nyonya Tua menjuarai Serie A tiga kali secara beruntun. Bersama Chelsea saat ini, Conte berhasil membawa The Blues menjuarai Liga Inggris di musim pertamanya.
Di timnas, Conte menukangi Azzurri sejak tahun 2014 dan berhasil membawa timnya tampil di Piala Eropa 2016, turnamen besar yang absen di ikuti Italia sejak tahun 2006. Di Piala Eropa 2016, Conte berhasil membawa Italia hingga babak perempat final. Di babak perempat final, Italia disingkirkan Jerman lewat drama adu penalti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras