Suara.com - Tim nasional Indonesia akan menghadapi Guyana dalam partai uji coba di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (25/11/2017). Menghadapi Indonesia, Guyana bertekad ingin mencetak sejarah di laga besok.
Sebagai informasi, ini merupakan pertama kalinya bagi Guyana bertandang ke Asia Tenggara. Untuk itu, tim berjuluk Jaguar Emas itu bertekad bisa mengalahkan Indonesia.
Tentunya hal itu akan membuat sejarah tersendiri bagi Guyana. Sebab, jika Guyana berhasil menang dari Indonesia, maka itu adalah sukses menghadapi negara asal ASEAN untuk pertama kalinya.
"Ini kali pertama kami berada di ASEAN. Kami mengharapkan hasil yang baik. Kami berharap agar warga di negara kami memberi dukungan. Kami ingin menang, tidak ada yang lain," kata pelatih Guyana, Wayne Dover, dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (24/11).
Meski begitu, Dover mengaku buta dengan kekuatan Indonesia. Bahkan, pelatih asli Guyana itu mengaku belum pernah mencari-cari tahu soal kekuatan timnas Indonesia.
"Dengan kemajuan teknologi, kami bisa melihat kemampuan bermain tim Indonesia dari Youtube atau video lainnya. Tapi kami tidak tahu apa pun tentang kekuatan Indonesia sampai sekarang," tambah Dover.
"Besok dalam pertandingan melawan Indonesia, kami akan lakukan pendekatan dan (strategi) menyerang yang lebih hati-hati. Kita akan lakukan penyerangan agar kami bisa menang besok," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan