Suara.com - Gagal memetik kemenangan di laga sebelumnya, Chelsea akhirnya berhasil mendulang tiga poin. Menjamu Swansea City di Stamford Bridge, Kamis (30/11/2017), Chelsea menang 1-0.
Namun kemenangan The Blues dalam pertandingan itu diwarnai pengusiran sang manajer, Antonio Conte. Di babak pertama, Conte terpaksa duduk di bangku penonton setelah diusir oleh ofisial pertandingan.
Conte diusir lantaran sikapnya yang dinilai kurang ajar kepada ofisial keempat pertandingan, Lee Mason. Conte yang merasa timnya dirugikan karena pemain lawan membuang-buang waktu, berteriak kepada Mason.
Usai pertandingan, manajer asal Italia mengaku dirinya frustasi sehingga khilaf kepada ofisial pertandingan dan meminta maaf.
"Masalahnya, saya frustasi karena lawan membuang-buang waktu," kata Conte.
"Saya mencoba mengatakan hal itu kepada ofisial keempat, bukan sekali tapi beberapa kali," jelasnya.
"Saya sudah minta maaf karena yang saya lakukan itu salah. Tapi diusir, saya tidak tahu apakah itu adil. Yang pasti kita semua harus menghormati keputusan itu," sambungnya.
Menang di laga ke-14, Chelsea berhasil memangkas jaraknya dari Manchester United. Mengantongi 29 poin, The Blues yang tertinggal tiga poin dari MU, masih tertahan di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi