Suara.com - Rafael Berges Martin resmi akan menukangi Mitra Kukar untuk Liga 1 2018. Pelatih asal Spanyol tersebut diikat kontrak selama satu musim oleh tim berjuluk Naga Mekes tersebut.
Mitra Kukar memperkenalkan sang pelatih melalui jumpa pers yang di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (20/12/2017). Tidak hanya itu, Mitra Kukar juga memperkenalkan rekrutan anyarnya yakni pemain timnas U-19 Muhammad Luthfi Kamal dan Rifan Nauhmarury dari Martapura FC.
Usai diperkenalkan, Rafael Berges mengaku sangat tertantang melatih di Indonesia. Baginya, Indonesia sangat ketat dalam hal persaingan kompetisi.
"Saya sangat senang bisa datang disini dan mendapatkan kesempatan melatih di Indonesia. Saya pikir ini kompetisi yang kompetitif ini menjadi pekerjaan yang sulit untuk saya," kata Rafael di kawasan Senayan, Rabu (20/12/2017).
"Saya juga datang ke sini untuk bekerja keras dan mengedepankan filosofi bermain di sini saya akan lebih kepada menarapkan filosofi bermain yang lebih bagus, dari mulai bertahan hingga menyerang sehingga tim ini bisa terus memenangi laga dan pemain bisa terus berimprofisasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, pelatih berusia 46 tahun tersebut mengatakan kompetisi di Indonesia sudah bagus. Itu menjadi tantangan tersendiri baginya untuk bisa membawa Mitra Kukar bersaing.
"Sepak bola Indonesia levelnya sudah bagus, jadi saya rasa musim mendatang akan lebih kompetitif lagi di sini," tambahnya.
Terkait perekrutan pemain, eks Pelatih Cordoba itu mengaku tidak akan membawa dari Spanyol. Dia ingin lebih dahulu melihat peta kekuatan tim asal Kalimantan tersebut.
"Saya tidak akan membawa tim dari negara saya. Kami akan melihat pemain-pemain di Mitra Kukar dulu baru mencari pemain lagi sesuai dengan kebutuhan yang saya miliki," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jejak Rita Widyasari: Dari Jersey Mitra Kukar Jadi Rompi Koruptor
-
Kisah Tragis Mitra Kukar, Dulu Jadi Tim Kaya Raya Kini Putuskan Bubar dan Tak Ikuti Liga 3 2023
-
Teranyar Stefano Beltrame, Ini 5 Eks Juventus yang Berkarier di Liga Indonesia
-
Kisah Mualaf Pesepak Bola Argentina, Sempat Mondok di Pesantren Kalimantan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan