Suara.com - Polemik yang terjadi antara Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armyn dengan PSSI hingga kini belum menemui titik terang. Meski begitu, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria memastikan polemik tersebut tidak mengganggu persiapan tim nasional untuk Asian Games 2018.
Sebagaimana diketahui, Evan Dimas dan Ilham Udin yang akan berkarier di Malaysia bersama Selangor FA jadi polemik. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi bahkan mengatakan kedua pemain tersebut tidak nasionalisme.
Evan dan Ilham merupakan pemain timnas U-23 yang akan berlaga di Asian Games 2018. Ratu memastikan kejadian ini tidak akan ganggu persiapan tim asuhan Luis Milla menjalani persiapan Asian Games.
"Kita ibaratkan seperti melindungi berlian. Akan kita jaga rapat-rapat, baik-baik akan hal-hal yang terjadi baik internal maupun eksternal, supaya tak mengganggu. Jadi saya pastikan tidak akan menganggu," kata Tisha di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (21/12/2017).
Tisha pun menambahkan sama sekali tidak meragukan nasionalisme kedua pemain itu. Namun, Tisha ingin agar kedua pemain itu bisa memikirkan event yang bakal dijalani oleh Indonesia di tanun 2018.
"Kami tak pernah meragukan nasionalisme, apalagi kepada pemain timnas. Harus dimaknai secara mendalam apa itu 2018 bagi Indonesia. Di mana Asian Games bukan hanya Asian Games, tapi kita tuan rumah di sana. Di mana kita jawab harapan bangsa Indonesia untuk berprestasi di Asian Games 2018," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Sumardji Angkat Tangan, Resmi Tinggalkan Kursi Manajer Timnas Indonesia
-
Evan Dimas Meriahkan Festival Sepak Bola Rakyat Coca Cola di Labuan Bajo
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami