Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola menepis kekhawatiran soal kelelahan bisa mengganggu performa skuatnya yang sedang tampil apik di Premier League.
City saat ini memimpin klasemen Premier League. Mereka memimpin 13 di puncak klasemen setelah memenangi 18 dari 19 pertandingan dengan mencetak 60 gol.
Energi permainan yang tinggi dengan gaya menyerangnya di musim ini dikhawatirkan akan memiliki pengaruh, khususnya di saat periode Natal yang sibuk ini.
Namun, Guardiola tidak khawatir soal itu. "Kelelahan, saya pikir tidak. Itu mungkin bisa terjadi tapi kami punya skuat yang cukup," ujarnya kepada Surat Kabar Inggris.
"Gabriel [Yesus] tidak bermain melawan Bournemouth - dia bermain 120 menit melawan Leicester dan dia petarung terbesar dengan tekanan tinggi yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Dia banyak membantu kita dengan intensitas kami."
"Danilo, Bernardo [Silva], [Ilkay] Gundogan semua membantu kami melawan Bournemouth. Kami memiliki Yaya [Toure], laga terakhir [Oleksandr] Zinchenko adalah man of the match dan dia tidak berada dalam tim melawan Bournemouth."
"Tentu saja kita akan melakukan rotasi pada periode ini, kami memiliki pertandingan setiap empat hari, setiap orang yang bermain di masa lalu akan bermain di masa depan.
Laga selanjutnya City akan menghadapi Newcastle United pada hari Rabu. Guardiola pun mengatakan bahwa dia punya skuad yang mampu melanjutkan penampilan luar biasa mereka.
"Itu adalah kualitas pemain yang saya miliki di Barcelona, Bayern Munich dan sekarang di sini," kata Guardiola.
"Kami bisa meyakinkan mereka seberapa bagusnya ke depan, bersikap agresif, tanpa bola, karena setelah itu kami cepat dan mengambil keputusan dengan bola," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Resmi! Bernardo Silva Gabung Real Madrid, Rekrutan Anyar Jose Mourinho
-
Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia