Suara.com - Klub sepak bola Madura United (MU) FC mengawali kegiatan di awal tahun baru 2018 dengan menggelar turnamen Internasional Suramadu Super Cup (SSC).
Menurut Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Pamekasan, Senin (1/1/2018), kegiatan turnamen Internasional SSC itu, merupakan kegiatan pemula sebelum Piala Presiden 2018.
"SSC ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun Madura United FC," ujar Haruna.
Menurutnya, turnamen Internasional Suramadu Super Cup akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) setelah aparat kepolisian polres setempat memberikan izin pertandingan pada klub sepak bola itu.
"Sesuai jadwal, kegiatan SSC ini mulai tanggal 8 hingga 10 Januari 2018," katanya, menjelaskan.
Sebelumnya, pihak manajemen Madura United berencana hendak menggelar kompetisi itu di Stadion Delta Sidoarjo, karena aparat kepolisian mempersulit izin pertandingan, setelah sebelumnya sempat terjadi ketegangan antara pihak Madura United FC dengan klub Bhayangkara FC.
"Pelaksanaan SSC venuenya sudah pasti di Bangkalan. Penginapan dua peserta sudah dipersiapkan," kata Haruna.
Ada empat klub sepak bola yang dipastikan akan bertanding pada kompetisi yang melibatkan dua negara sahabat itu, yakni Indonesia dan Malaysia. "Dari Indonesia sebanyak empat klub, sedangkan dari Malaysia satu klub," ujar Haruna menerangkan.
Keempat klub sepak bola yang dipastikan akan ikut dalam kompetisi itu, masing-masing Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Madura United FC. Sedangkan klub sepak bola dari Negara Malaysia adalah Kedah FC.
Laga tanding keempat klub sepak bola itu, mulai tanggal 8 hingga 10 Januari 2018 pada pukul 15.00 WIB dan pukul 19.00 WIB.
Madura United FC merupakan salah satu klub sepak bola profesional dari dua klub yang ada di Pulau Garam ini. Klub lainnya adalah Madura FC. Hanya saja, Madura United FC di kasta Liga 1 Indonesia, sedangkan Madura FC di Liga 2 Indonesia.
Awalnya, jumlah klub sepak bola profesional yang ada di Pulau Madura sebanyak empat klub. Yakni Persepam Madura Utama (P-MU), Perrsu Sumenep, Madura United dan Madura FC.
Persepam Madura Utama bermarkas di Kabupaten Pamekasan, Perrsu dan Madura FC di Kabupaten Sumenep, sedangkan Madura United FC di Pamekasan dan Bangkalan.
Dibanding tiga klub sepak bola lainnya, Madura United memiliki dukungan luas di semua kabupaten dengan nama suporter berbeda. Di Bangkalan bernama Kaconk Mania, Sampang Trunojoyo Mania, Pamekasan Taretan Dhibik dan di Kabupaten Sumenep bernama Pecot Mania. (Antara)
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia