Suara.com - Bali United berhasil menumbangkan tamunya Tampines Rovers dengan skor 3-1 di babak kualifikasi play off Liga Champion Asia yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (16/1/2018) malam.
Pada babak pertama tuan rumah lebih awal mencetak gol melalui tendangan keras kaki kiri Fadil Sausu dari luar kotak penalti yang mengarah keras ke pojok kiri gawang Tampines Rovers pada menit ke-16.
Unggul gol lebih awal, Bali United terus memberikan tekanan ke area pertahanan wakil Singapura dan mendapat peluang melalui sepakan keras Nick Van Velden, namun bola justru membentur tiang gawang tim tamu pada menit ke-20.
Akibat kelengahan pemain belakang Bali United, tim tamu Tamppines Rovers berhasil menyeimbangkan skor melalui sundulan Shannon Stephen di menit ke-41 yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Bali United Wawan Hendrawan.
Skor imbang 1-1 untuk kedua kesebelasan bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bali United berhasil mencetak gol tambahan melalui sepakan keras Spasojevic yang mengarah keras ke pojok kanan gawang Tampines Rovers pada menit ke-63, sehingga membuat kedudukan semantara 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Bali United terus memberikan tekanan ke jantung pertahanan Tampines Rovers dan beberapa kali mendapat peluang emas diantaranya sepakan keras Fadil Sausu di menit 67 yang masih melambung di atas mistar gawang dan Stefano Lilipaly pada menit ke-86 melalui sundulan namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Keputusan pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menggantikan Irfan Bachdim dengan Hanis Sagara justru membuat lini depan tuan rumah makin cemerlang, terbukti pemain pengganti itu (Hanis Sagara) berhasil mencetak gol melalui sepakan keras dari luar kotak pinalti pada menit ke-90. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.
Dalam laga itu, wasit mengeluarkan dua kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada pemain Bali United Andika Wijaya pada menit ke-36 dan pemain Tampines Rovers, Irwan Shah pada menit ke-39.
Pelatih Tampines Rovers, Jurgen Raab mengatakan, dalam 90 menit pertandingan kedua tim sama-sama mendapat peluang dan bermain dengan tensi tinggi.
"Ini menjadi problem tim kami, yang kalah dalam laga penting ini sehingga ke depan kami perlu melakukan evaluasi," ujarnya.
Jurgen mengaku senang dengan kemampuan anak asuhnya karena timnya sudah bermain baik dan Bali United memang memiliki pemain yang sangat berkualitas yang mampu melancarkan serangan balik dengan sangat baik.
"Saya mendoakan kepada Bali United bisa lolos ke babak selanjutnya dan dapat bermain dalam Liga Champion Asia 2018 ini," katanya.
Sementara itu, Pelatih Bali United, Widodo C. Putro mengaku bersyukur dan sangat senang dengan kemenangan ini.
"Saya juga berterima kasih kepada semua pemain sudah sangat bekerja keras di tengah lapangan," ujar Widodo. (Antara)
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan