Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji keputusan wasit John Moss di akhir pertandingan saat menghadapi Liverpool di Anfield, Minggu (4/2/2018). Menurut manajer asal Argentina, keputusan wasit memberikan hadiah penalti kepada timnya adalah keputusan yang sangat tepat.
Seperti diketahui, di menit 90+5, wasit memberikan penalti bagi Tottenham setelah Virgil van Dijk dianggap melakukan pelanggaran terhadap Erik Lamela. Dalam rekaman terlihat dengkul Van Dijk menghantam bagian belakang paha kanan Lamela yang datang dari belakang untuk merebut bola di udara.
Moss saat itu tidak melihat dengan jelas dan membiarkan pertandingan berlanjut. Akan tetapi hakim garis mengangkat bendera sehingga pertandingan pun dihentikan. Usai berdiskusi dengan hakim garis, Moss pun menunjuk titik penalti bagi Spurs.
Penalti itu sendiri menjadi penyelamat bagi tim besutan Pochettino. Lewat titik putih, Harry Kane mengubah papan skor menjadi 2-2.
"Saya memuji keputusan wasit karena menurut saya mereka menunjukkan sikap tegas," kata Pochettino.
"Memang benar, di situasi seperti itu sulit untuk mengetahui apakah keputusan mereka (wasit) tepat. Tapi setelah pertandingan usai saya mendapat kabar jika keputusan yang mereka ambil sudah tepat," jelasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool unggul lebih dulu lewat gol cepat Mohamed Salah di menit ke-3. Spurs baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 80 lewat gol Victor Wanyama.
Memasuki menit akhir pertandingan, Salah kembali membawa The Reds memimpin lewat gol spektakulernya usai melewati empat pemain Tottenham sebelum menundukkan Hugo Lloris.
Akan tetapi tiga poin yang sudah dalam genggaman lepas di menit 90+5 setelah Harry Kane membatalkan kemenangan Liverpool lewat titik penalti.
Dengan tambahan satu poin, Tottenham beranjak ke posisi lima klasemen sementara. Mengantongi 49 poin dari 26 pertandingan, Spurs kini hanya berjarak tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi tiga dengan 51 poin.
Berita Terkait
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League