Suara.com - Sevilla harus puas bermain imbang 0-0 dengan sang tamu, Manchester United (MU) dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (22/2/2018) dini hari WIB. Penyerang Sevilla, Luis Muriel, pun sangat menyesal gagal mengonversi peluang emas yang didapatnya menjadi gol.
Sevilla sejatinya lebih mendominasi laga di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dini hari tadi. Terbukti klub berjuluk Los Nervionenses unggul dalam penguasaan bola, yakni 57% berbanding MU yang cuma 43%.
Sevilla juga unggul dalam jumlah peluang. Tim asuhan Vincenzo Montella total melakukan 18 percobaan tendangan (dengan 8 on target), berbanding MU yang cuma 5 (1 on target).
Muriel sendiri memiliki kesempatan membawa Sevilla unggul 1-0 di penghujung babak pertama. Namun sayang, peluang emas yang didapatnya digagalkan penyelamatan fenomenal kiper MU, David De Gea.
Menit 45+2, Jesus Navas mengirimkan umpan silang dari sisi kanan ke mulut gawang MU. Muriel yang lepas dari penjagaan pun menyambutnya dengan sundulan keras, namun entah bagaimana, De Gea berhasil menepis bola dengan tangan kanannya. Total De Gea membuat delapan save di laga ini.
Muriel sendiri angkat bicara terkait aksi penyelamatan sensasional De Gea. "Mungkin saya menyundul terlalu dekat dengan tubuhnya. Sebenarnya saya memiliki peluang untuk mengarahkan itu ke arah yang berbeda," ucap Muriel seperti dilansir laman resmi UEFA.
"Tapi, saya memilih untuk menyundul bola sekuat tenaga, bukan mengarahkannya. Meski begitu, De Gea memang kiper yang hebat," sambung penyerang internasional Kolombia itu.
"Ketika Anda bermain di laga seperti ini, hal-hal kecil akan sangat menentukan. Tapi, secara umum kami bermain sangat baik. Jika bisa mempertahankan ini, kami bisa menang di manapun. Untuk leg kedua, akan sangat penting untuk mempertahankan permainan kami yang seperti ini," tandasnya.
Baca Juga: Tahan Sevilla di Pizjuan, Smalling Sesumbar MU Favorit Lolos
Berita Terkait
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut