Suara.com - Muhammad Hargianto kembali akan memperkuat Bhayangkara FC untuk musim Liga 1 2018 setelah sebelumnya dipinjamkan ke Persija Jakarta. Pemain tim nasional U-23 itu mengaku merasa tertantang menjalani musim barunya bersama The Guardian.
Terlebih, Bhayangkara FC memiliki target cukup tinggi. Sebagai juara Liga 1 2017, The Guardian ingin mempertahankan gelar dan bermain di kompetisi Asia 2019.
"Sebenarnya harus ada semangat baru lagi untuk tahun yang ini. Apalagi tadi dari manajemen menargetkan harus bisa masuk di Asia. Kalau sudah seperti itu dari kita berarti ada tuntutan bekerja keras, dalam artian peringkat satu, dua harus diisi oleh Bhayangkara FC," kata Hargianto di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/2/2018).
"Mudah-mudahan kita semua bisa melakukan yang terbaik dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya untuk Polri. Juga untuk teman-teman saya yakin bisa berikan yang terbaik di liga ini. Kalau hasil kita lihat nanti, yang penting kerja keras saja. Kalau kita bekerja dengan baik Insya Allah ada hasil baik," tambahnya.
Skuat asuhan Simon McMenemy itu mengalami perombakan skuat yang cukup banyak untuk musim 2018. Mereka tidak akan diperkuat oleh pemain kunci musim lalu seperti Ilham. Udin Armyn, Evan Dimas Darmono, dan Ilija Spasojevic.
Meski demikian, Bhayangkara FC kedatangan pemain-pemain baru seperti Herman Dzumafo, Vladimir Vujovic, dan David da Silva.
"Setiap pemain sama saja, ada yang datang dan pergi. Pemain-pemain yang sekarang, meski Spaso tidak ada, mungkin bisa lebih baik lagi. Untuk Evan dan Ilham, kita sudah lama bersama-sama mungkin hanya kehilangan sosok di dalam lapangan, tapi tidak di luar lapangan, karena sudah lama bareng-bareng," pungkas Hargianto.
"Semua tim bisa kalahkan Bhayangkara FC tergantung dari kaminya sendiri menghadapi setiap pertandingan. Mau tim besar atau tim kecil itu tidak ada, intinya seperti itu, menganggap lawan sama aja, sama beratnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali