Suara.com - Raheem Sterling masih berjuang memulihkan kebugarannya untuk final Piala Liga Manchester City melawan Arsenal pada Minggu, tapi Gabriel Jesus sudah bisa dimainkan, kata manajer Pep Guardiola, Jumat (23/2/2018).
"Dia memiliki masalah otot, saya tidak tahu apakah dia akan siap untuk hari Minggu," kata Guardiola tentang Sterling saat ia memandang final pertamanya sebagai manajer City.
Ada kabar baik tentang pemain depan Brazil yang belum bermain sejak hari terakhir di musim 2017 karena menderita cedera lutut, Guardiola mengatakan bahwa dia semakin membaik setiap hari.
"Setelah Gabriel Jesus segera kembali merupakan dorongan besar bagi kami, anda membutuhkan semua pemain, seperti pemain belakang, agar fit dan tersedia," katanya.
Guardiola menargetkan memenangkan trofi pertamanya di City, namun meski terbuka kesempatan penting itu, dia mengatakan bahwa dia belum tergoda untuk membalikkan kebijakannya memainkan kiper pilihan kedua Claudio Bravo dalam pertandingan Piala Liga.
Kiper asal Kolombia itu akan menjaga gawang di Wembley pada Minggu sementara pemain Brazil Ederson duduk di bangku cadangan.
"Setiap penggemar punya pendapat sendiri tapi saya manajernya dan kami di sini untuk Claudio. Tanpa dia, kami tidak ada di sini," kata Guardiola.
City akan tanpa Fabian Delph untuk final setelah ia mendapat kartu merah melawan Wigan Athletic saat City secara mengejutkan tumbang di putaran kelima Piala FA, Senin (19/2/2018).
Hasil itu, kata Guardiola, harus dikeluarkan dari pikiran mereka saat melawan Arsenal.
Baca Juga: Aurelie Moeremans: Teman Aku Banyak, Pasti Ada yang Pakai Narkoba
"Saya selalu mengatakan bahwa saya lebih memilih untuk bermain final setelah memenangkan pertandingan," kata pelatih asal Spanyol, yang memenangkan 11 dari 12 final Pialanya saat menjalani kompetisi sebagai manajer Barcelona dan Bayern Munich.
"Saya ingin sekali tidak keluar dari Piala FA tapi kami harus berdiri, pulih dan fokus pada pertandingan berikutnya." (Antara)
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil