Suara.com - Manchester United (MU) mendapatkan kemenangan krusial di laga pekan ke-29 Liga Inggris, Selasa (6/3/2018) dini hari WIB. Bertandang ke Selhurst Park yang merupakan markas Crystal Palace, The Red Devils melakukan comeback gemilang dan menang 3-2, setelah sebelumnya sempat tertinggal 0-2.
Sepakan Andros Townsend membuat Palace unggul 1-0, sebagaimana MU tampil amat buruk di sepanjang babak pertama. Keunggulan satu gol tuan rumah ini bertahan sampai half-time.
Tiga menit babak kedua baru berjalan, MU kembali kehilangan konsentrasi dan kecolongan gol. Kali ini Patrick van Aanholt memanfaatkan kelengahan Antonio Valencia dan Chris Smalling untuk menjebol gawang MU kawalan David De Gea.
MU kemudian membuka harapan setelah Smalling mencetak gol lewat tandukan di menit 55. Gol Romelu Lukaku di menit 76 pun membuat MU menyamakan skor.
Saat laga seperti akan berakhir imbang, Nemanja Matic muncul sebagai penyelamat MU. Gelandang internasional Serbia itu mencetak gol di menit 91 lewat tendangan geledeknya, untuk membawa MU berbalik unggul 3-2.
Meski meraup tiga poin vital, manajer MU, Jose Mourinho, rupanya amat kecewa dengan cara bertahan timnya di Selhurst Park. Mou menyebut pertahanan MU memalukan, dan untuk gol kedua yang dicetak van Aanholt, The Special One menyebut timnya bertahan secara kekanak-kanakan.
"Ini benar-benar laga yang sulit bagi saya karena tim saya membuat begitu banyak kesalahan elementer," buka Mou seperti dilansir Goal Intl.
"Kami menampilkan attitude yang luar biasa serta kualitas di babak kedua. Namun, kami juga membuat begitu banyak kesalahan defensif. Dan maksud saya bukan hanya para bek saya, saya berbicara soal kesalahan tim secara kolektif," lanjutnya.
"Saya tidak suka tim saya kehilangan organisasi seperti itu, tapi itu memang laga yang luar bisa serta comeback yang luar biasa pula," ujar manajer berusia 55 tahun.
Baca Juga: Hubungan Krisdayanti-Aurel Renggang, Ini Penyebabnya
"Jika kami tidak kebobolan gol kedua secara cepat, dan bisa bereaksi cepat setelah keluar dari ruang ganti (di awal babak kedua), maka saya bisa bilang saya melakukan hal yang bagus saat half-time. Tapi, kami justru kebobolan gol kedua yang memalukan, cara bertahan kami amat kekanak-kanakan untuk gol kedua Palace itu," semprot Mou.
Dengan hasil ini, MU kembali ke peringkat kedua papan klasemen setelah sebelumnya sempat disalip Liverpool. MU unggul dua poin atas Liverpool yang bercokol di peringkat ketiga. Meski demikian, MU masih terpaut 16 poin dari Manchester City yang bertengger di puncak.
Berita Terkait
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari