Suara.com - Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid, David Beckham, berkomentar soal persepakbolaan Indonesia. Menurut pria yang akrab disapa Becks itu, pemain-pemain muda di Tanah Air sebenarnya sangat bagus, namun Indonesia kurang dalam infrastruktur untuk mengembangkan bibit-bibit muda tersebut.
Pria 42 tahun yang akrab disapa Becks itu meyakini sepakbola di level akar rumput alias grassroot juga masih kurang mendapat dukungan. Ini yang menjadi kendala lainnya yang membuat persepakbolaan Indonesia jadi kurang berkembang.
"Anak-anak Indonesia sangat bertalenta. Mereka sangat bagus. Mereka juga bermain dengan rasa senang dan sangat menikmati. Di Indonesia sejatinya banyak pemain muda yang berkualitas," ucap Beckham di Hotel Rafles, Jakarta, Senin (26/3/2018).
"Tapi, kurangnya dukungan di level usia dini, pelatih dan infrastruktur sedikit menjadi masalah. Itu merupakan kekurangan yang ada di Indonesia," jelas mantan kapten Timnas Inggris tersebut.
Beckham berada di Indonesia sejak kemarin, berkat event yang digelar AIA, sebagaimana ia merupakan global ambassador perusahaan asuransi jiwa tersebut.
Kemarin Beckham menggelar coaching clinic di GOR Soemantri, Jakarta. Dalam acara tersebut, ia membagikan 10 ribu bola kepada anak-anak dan akademi sepakbola yang berada di wilayah Jabodetabek. Sementara pada hari ini, Becks menggelar jumpa pers kepada media dan juga meet and greet dengan penggemar.
Berita Terkait
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Gaya Rambut Piala Dunia Paling Ikonik: Mohawk Beckham, Kuncung Ronaldo hingga Blonde Neymar
-
David Beckham Jadi Olahragawan Miliarder Pertama Inggris
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey