Suara.com - Inter Milan gagal merebut posisi tiga di klasemen sementara Liga Serie A Italia. Bertandang ke markas Torino, tim asuhan Lucinao Spaletti itu malah menyerah dengan skor 1-0.
Hasil tersebut membuat Mauro Icardi dkk gagal menggeser AS Roma di posisi tiga, yang sebelumnya kalah 0-2 dari Fiorentina. Inter yang berada di posisi empat malah terancam digeser Lazio yang berada di posisi lima yang memiliki 57 poin, dan hanya berselisih dua poin dari Inter.
Bertandang ke Stadium Olimpico di Torino, Inter Milan datang dengan modal besar. Dalam tiga partai terakhir, Inter Milan meraih dua kemenangan dan sekali seri. Bahkan Inter dianggap telah bangkit, setelah mengalami serentetan hasil negatif sejak awal Januari.
Tapi saat babak pertama ditiup, Inter Milan memulai pertandingan dengan gugup. Di 10 menit awal, Inter Milan direpotkan dengan permainan Torino yang digalang Adem Ljajic, Iago Falque dan Andrea Belotti.
Namun setelah itu, giliran Inter Milan yang kerap membahayakan gawang Torino. Pada menit 10, Perisic punya peluang bagus dari bola muntah. Namun sayangnya, bola yang ia tendang terlalu lemah dan mampu diamankan penjaga gawang Salvatore Sirigu.
Lalu pada menit menit ke-12, Mauro Icardi melakukan tendangan voli yang cukup keras. Namun sayangnya, bola tersebut lagi-lagi masih mampu diblok Sirigu.
Inter Milan terus membombardir pertahanan Torino. Namun serangan yang dilakukan Mauro Icardi, Ivan Perisic dan Antonio Candreva selalu mentah.
Baca Juga: Spaso Mandul, Pelatih Bali United Angkat Bicara
Keasyikan menyerang, Torino malah mampu mencuri gol. Pada menit ke-35, mantan penyerang Inter Milan, Adem Ljajic memberi mimpi buruk bagi Inter Milan. Bermula serangan dari Belotti, bola yang coba direbut Perisic malah lari ke kaki De Silvestri. De Silviestri kemudian memberi umpan silang kepada Ljajic dan pemain asal Serbia itu sukses menjebol gawang Inter. Hingga babak pertama usai, kedudukan 1-0 untuk Torino.
Di babak kedua, Inter Milan langsung berinisiatif memberikan serangan terhadap Torino. Beberapa kali, Icardi, Perisic dan Candreva membahayakan gawang Sirigu. Namun bola seakan tak mau bersarang ke gawang Torino.
Berita Terkait
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
-
Ultras Pelempar Flare ke Emil Audero Hirup Udara Bebas, Pelaku Hanya Diminta Wajib Lapor
-
Emil Audero Blunder Fatal Lawan Lecce Hingga Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Liga Italia
-
Beppe Marotta: Inter Milan Korban Dengki, Iri Hati dan Kritik Serampangan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil
-
Calvin Verdonk Cs Tersingkir, Berikut Hasil Lengkap Leg Kedua 16 Besar Liga Europa
-
8 Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Conference, Berikut Jadwalnya
-
FIFA Resmi Berikan 3 Sanksi untuk Israel
-
Tatap FIFA Series di Indonesia, Bulgaria Rilis Jadwal Padat dan Terbang dengan Pesawat Carter
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan