Suara.com - Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Mitra Kukar dalam laga pekan kesembilan Liga 1 2018 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Kamis (17/5/2018). Tim berjuluk The Guardian itu berhasil menundukkan Naga Mekes dengan skor 1-0.
Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy membocorkan kunci timnya berhasil mengalahkan Mitra Kukar. Pelatih asal Skotlandia itu mengaku belajar dari PSM Makassar yang berhasil kalahkan Mitra Kukar beberapa waktu lalu.
"Tadi pertandingan yang sangat seru, pertandingan yang sangat menarik, dan pertandingan sulit melawan Mitra Kukar," kata Simon dalam jumpa pers usai pertandingan.
Simon menilai sulit mengalahkan Mitra Kukar melalui permainan terbuka. Oleh karena itu, Bhayangkara FC memanfaatkan bola mati untuk menjebol gawang Mitra Kukar.
Itu terbukti, Muhammad Hargianto berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit 41. Hal itu sama seperti yang dilakukan PSM untuk mengalahkan Mitra Kukar.
"Mitra Kukar merupakan tim yang sulit sekali untuk dibobol dalam situasi open play dan karena susah itu mungkin salah satu cara untuk mencetak gol ke gawang mereka adalah melalui service," tambahnya.
"Ketika mereka melawan PSM mereka kebobolan dua gol dari yang satu free kick cepat dan satunya lagi situasi service dan itu benar bisa kita manfaatkan di pertandingan tadi," jelasnya.
Baca Juga: GP Ansor Minta Instansi Pemerintah Dibersihkan dari Virus Radikal
Kemenangan Ini merupakan kemenangan kedua Bhayangkara FC di PTIK, sejak stadion tersebut diresmikan sebagai markas. Di pertandingan sebelumnya di PTIK, Bhayangkara FC berhasil menaklukan PS Tira.
Dengan tambahan tiga poin, Bhayangkara FC beranjak ke posisi delapan klasemen sementara Liga 1 dengan 12 poin. Sementara Mitra Kukar turun ke posisi 12.
Berita Terkait
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Piala Dunia 2026 Dijaga Super Ketat, Polisi New Jersey Larang Suporter Jalan Kaki
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026