Suara.com - Pelatih Uruguay Oscar Tabarez bicara soal aksi kontroversial Luis Suarez di Brasil empat tahun lalu. Tabarez mengatakan bahwa aksi kontroversial itu telah membantu bintang Barcelona ini menjadi lebih dewasa sebagai pemain.
Suarez dilarang melakukan segala aktivitasnya di sepak bola selama empat bulan. Sanksi itu diberikan kepada Suarez menyusul aksinya saat menghadapi Italia di fase grup di Brasil setelah menggigit bahu bek Giorgio Chiellini.
Namun sikap kontroversial yang dilakukannya itu tidak menghalangi Barcelona untuk memboyongnya dari Liverpool. Striker berusia 31 tahun itu pun menikmati suksesnya di Barcelona dengan meraih banyak trofi.
Kini, Suarez bersiap mengisi lini depan Uruguay bersama Edinson Cavani saat menghadapi Mesir malam nanti. Tabarez pun mengungkapkan bahwa Suarez telah lebih dewasa sejak Piala Dunia 2014.
"Suarez datang ke turnamen sebagai pemain yang sangat matang. Saya sudah mengenalnya sejak lama, sejak 2006," kata Tabarez. "Apa yang terjadi di Brasil adalah bagian dari kenyataan dan telah membantunya menjadi dewasa."
"Luis sangat cerdas dan dipersiapkan dengan baik secara mental. Dengan semua hal baik yang bisa dia lakukan, dia adalah kunci untuk tim," kata Tabarez.
Tabarez telah membawa timnas Uruguay di Piala Dunia untuk keempat kalinya Mantan pelatih Boca Junior ini yakin bahwa skuatnya lebih berpengalaman dan berkualitas untuk bisa menghadapi turnamen ini lebih baik.
"Ini adalah grup yang sangat kompak, dengan banyak persahabatan dan para pemimpin hebat," tambah Tabarez. "Sampai di sini bagi kami sudah penting. Kami tiba dengan harapan menikmati Piala Dunia dan mencapai hal-hal hebat." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Luis Suarez Tercoret, Ini Daftar Pemain Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia