Lima menit babak kedua berjalan, Swiss berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut dicetak oleh Steven Zuber lewat sundulannya setelah menyambut sepak pojok Xherdan Shaqiri
Gol tersebut sempat mendapatkan protes dari para pemain Brasil karena Zuber lebih dulu mendorong Miranda yang mengawalnya sebelum menyundul bola. Namun wasit tampaknya tidak terpengaruh dengan hal itu.
Brasil pun menekan mencoba membalasnya. Dua kali ancaman yang dilakukan oleh Coutinho di menit ke-57 masih dapat diblok. Sementara usaha Neymar dari sisi kiri namun masih mengenai pemain lawan sehingga bola mengenai samping jala.
Pada menit ke-60, Tite melakukan pergantian pemain memasukan Fernandinho menggantikan Casemiro. Pada menit ke-70, Coutinho kembali mengancam setelah menembah dari sisi kiri namun bola masih melebar ke sisi kanan gawang.
Brasil masih terus mencoba membuka peluang namun usaha Fernandinho dan Neymar masih belum membuahkan hasil. Pada menit ke-79, Tite memasukan Roberto Firmino menggantikan Gabriel Jesus guna mempertajam lini depannya.
Usaha pertama Firmino masih gagal setelah sepakannya masih melambung di atas gawang. Sementara sundulan Neymar menyambut crossing Willian masih dapat diamankan dengan baik oleh kiper Yann Sommer di menit ke-88.
Yann Sommer juga mampu menggagalkan sundulan Roberto Firmino. Sedangkan usaha Miranda lewat tendangan kaki kanannya masih melenceng tipis dari sasaran. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Susunan Pemain :
Brasil : Alisson, Miranda, Thiago Silva, Marcelo, Danilo, Casemiro (Fernandinho 60'), Philippe Coutinho, Paulinho (Renato Augusto 67'), Gabriel Jesus (Roberto Firmino 79'), Neymar, Willian
Swiss : Yann Sommer, Manuel Akanji, Fabian Schär, Ricardo Rodríguez, Stephan Lichtsteiner, Blerim Dzemaili, Granit Xhaka, Valon Behrami (Denis Zakaria 71'), Haris Seferovic (Breel Embolo 80'), Steven Zuber, Xherdan Shaqiri
Berita Terkait
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia