Suara.com - Persib Bandung bakal mendatangkan 4 pemain anyar guna melengkapi skuat. Kebutuhan untuk memboyong 4 penggawa anyar itu dinilai penting mengingat kebutuhan Persib akan pemain pelapis, yang akan melengkapi lini jika pemain inti Maung Bandung absen dalam sebuah pertandingan.
"Akan ada pemain yang datang lagi, kira-kira 4 pemain. Posisinya nanti lihat bagaimana, ini karena kita cari seperti Febri (Hariyadi) tidak ada," kata Asisten Pelatih Persib, Fernando Soler usai latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Senin (25/6/2018).
Menurutnya, pemain cadangan skuat berjuluk Maung Bandung saat ini acapkali tidak mampu memainkan peran pemain inti Persib, ketika beberapa pemain andalan yang dipilih arsitek Persib Roberto Carlos Mario Gomes harus absen.
Seperti yang terjadi saat Persib ditundukan Bhayangkara FC 1-0 di kandangnya sendiri di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, akhir Mei lalu. Kala itu, Ezechiel N'Douassel yang terkena akumulasi kartu kuning dan beberapa pemain pilar Persib lainnya tidak bisa diturunkan. Alhasil, Maung Bandung kehilangan taring.
"Victor kalau ikut timnas juga harus cari penggantinya, atau pemain bertahan cuma punya dua ya karena posisi asli Oh In-kyun bukan asli posisi bertahan ya jadi mungkin harus cari satu lagi, ditambah satu striker lagi, kita lihat bagaimana nanti," jelasnya.
Baru ada satu pemain yang mengikuti seleksi bersama Persib. Pemain sayap asal Ambon, Rafid Lestaluhu mengikuti seleksi pada pekan lalu. Soler mengatakan masih membutuhkan waktu sekitar 1-2 hari untuk melihat apakah Rafid sesuai dengan kriteria pemain yang dibutuhkan Persib.
Berdasarkan regulasi, setiap klub Liga 1 maksimal hanya bisa mendaftarkan 30 pemain saja. Saat ini skuat Maung Bandung sudah memiliki 30 pemain. Artinya, kalau Persib mendatangkan 4 pemain anyar, maka Persib pun harus mendepak 4 pemain yang ada saat ini.
"Iya nanti akan ada yang dicoret, sesuai dengan yang datang kesini. Dicoretnya 2-3 Minggu kedepan," tutupnya. (Aminuddin)
Baca Juga: Polda Jatim Periksa 6 Saksi di Kasus Perusakan Atribut NU
Berita Terkait
-
Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana