Suara.com - Timnas Uruguay tampil luar biasa saat bentrok dengan Portugal di babak 16 Besar Piala Dunia 2018. Berlaga di Fisht Stadium, Minggu (1/7/2018) dini hari WIB, Uruguay berhasil menekuk Portugal yang menyandang gelar juara Piala Eropa 2016, dengan skor 2-1. Dua gol La Celeste -julukan Uruguay- diborong bomber Edinson Cavani.
Penyerang Paris Saint-Germain tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ketujuh dan 62. Meski Portugal sempat memberi perlawanan lewat gol yang dicetak Pepe di menit 55, namun penampilan solid yang diperagakan skuat asuhan Oscar Tabarez membuat laga berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan krusial atas Portugal ini pun sukses menorehkan sejarah bagi Uruguay. La Celeste telah mengulang sejarah 64 tahun silam, alias pada tahun 1954 di mana saat itu Uruguay mampu mengalahkan tim Eropa pada Piala Dunia di tanah Eropa. Kala itu Uruguay berhasil menundukkan Inggris dengan skor 4-2.
Dengan menyingkirkan Portugal, Uruguay pun memastikan satu tiket ke babak perempatfinal Piala Dunia 2018. Ini merupakan perempatfinal pertama yang berhasil diraih Uruguay semenjak terakhir menembusnya pada Piala Dunia 2010.
Kemenangan atas Portugal ini juga sekaligus mengulangi sukses yang pernah diraih pada Piala Dunia 1930 silam, di mana saat itu Uruguay mampu memenangi 4 laga beruntun di pentas Piala Dunia - mulai dari babak fase grup hingga 16 besar.
Berita Terkait
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi
-
Luis Suarez Tercoret, Ini Daftar Pemain Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026
-
Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey