Suara.com - Bintang kemenangan Kroasia Mario Mandzukic mengatakan bahwa skuatnya bisa ke final Piala Dunia adalah sebuah keajaiban. Mandzukic juga mengatakan bahwa skuatnya bermain seperti sebuah kawanan Singa untuk mengalahkan Inggris.
Pada laga semifinal di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB, Inggris sempat memimpin lewat gol cepat Kieran Trippier dari tendangan bebas. Kroasia baru dapat membalasnya lewat gol Ivan Perisic di babak kedua.
Mario Mandzukic akhirnya memastikan kemenangan Kroasia 2-1 lewat golnya di saat extra time. Gol Mandzukic tersebut membuat negara kecil berpenduduk empat juta orang tersebut lolos ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Bagi striker klub Juventus itu Kroasia bisa lolos ke final tidak hanya sebagai sebuah sejarah. Kini, Mandzukic pun sudah tidak sabar untuk menghadapi Prancis di final yang lebih dulu lolos setelah mengalahkan Belgia 1-0 di semifinal lainnya.
"Ini merupakan keajaiban. Hanya tim-tim hebat yang bisa seberani kami dan melawan balik gol melawan tim-tim seperti Inggris," kata Mandzukic seperti dilansir Espn. "Kami seperti kawanan singa di luar sana malam ini dan kami akan sama di final."
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ivan Perisic yang juga mencetak gol ke gawang Inggris. "Ini adalah pertandingan yang sangat sulit, kita semua tahu apa yang dipertaruhkan, betapa pentingnya semifinal bagi negara kecil seperti Kroasia," ungkapnya.
"Kami memulai dengan perlahan tapi kami telah menunjukkan karakter kami, seperti yang kami miliki dalam dua laga di babak knockout sebelumnya ketika kami tertinggal satu gol di kedua pertandingan. Kami tidak memakainya untuk menjadi yang tangguh," tukas Perisic.
Berita Terkait
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris