Suara.com - Chelsea akhirnya resmi menunjuk manajer baru mereka setelah mendepak Antonio Conte baru-baru ini. Adalah mantan pelatih Napoli. Maurizio Sarri, yang didaulat sebagai juru taktik anyar The Blues mulai musim 2018/2019.
Sebagaimana dilansir laman resmi Chelsea, Sarri menandatangani kontrak berdurasi tiga musim bersama klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.
Dalam wawancara pertamanya untuk Chelsea, pelatih berusia 59 tahun itu pun mengaku sangat antusias untuk membesut The Blues.
"Saya sangat senang bisa berkarier di Chelsea dan di Premier League. Ini adalah periode yang sangat menarik untuk karier manajerial saya," buka Sarri kepada Chelsea TV yang dilansir Sky Sports.
"Saya sudah tidak sabar untuk bertemu dan bekerja bersama para pemain saya pada hari Senin (waktu Inggris), lalu kami akan berangkat ke Australia, di mana saya bisa lebih mengenal tim ini," sambung pelatih berkacamata yang dikenal sebagai perokok berat itu.
"Saya harap kami bisa menampilkan sepakbola yang menghibur untuk para fans kami dan kami harap bisa bersaing untuk gelar juara di akhir musim nanti, yang mana klub ini pantas mendapatkannya," tukasnya.
Sementara itu, Direktur Chelsea, Marina Granovskaia juga amat semringah. Ia merasa senang Chelsea akan dilatih oleh juru taktik sekaliber Sarri.
"Kami sangat senang bisa menyambut Maurizio di klub ini dan kami tidak sabar menantikan ia membawa filosofinya ke Chelsea," ucap Granovskaia.
"Napoli yang ditangani Maurizo memainkan permainan yang paling menarik di Eropa. Permainan menyerang mereka begitu mengagumkan dan dinamis. Metode kepelatihannya juga mampu meningkatkan performa para pemainnya. Dia sudah punya banyak pengalaman di Serie A dan Liga Champions, dan kami tahu ia bisa sukses bekerja di Premier League," celotehnya.
Meski telah malang melintang di Italia sejak memulai karier manajerialnya pada 2005, Sarri sendiri belum pernah membawa tim yang dibesutnya meraih trofi alias gelar juara. Ya, prestasi terbaiknya sebagai pelatih hanyalah meraih gelar individual, itupun hanya satu, yakni Serie A Coach of the Year pada musim 2016–2017.
Sebelum membesut Napoli pada 2015, Sarri memang hanya menukangi klub-klub medioker Italia, macam Pescara, Hellas Verona, Perugia dan Empoli.
Berita Terkait
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Tak Betah di Spanyol? Julian Alvarez Beri Kode Keras Ingin Kembali ke Premier League
-
5 Klub Premier League Kuasai Papan Atas Klasemen Liga Champions
-
Peta Peluang Lolos 16 Besar Liga Champions: Nasib Chelsea, Liverpool, Man City, dan Barcelona
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard