- Inggris memimpin peringkat koefisien UEFA per Januari 2026, menunjukkan superioritas klub Premier League atas kompetitor Eropa.
- Arsenal mengalahkan Inter Milan 1-3 di Giuseppe Meazza, memperkuat pengakuan jurang kualitas tim Inggris atas Italia.
- Lima dari delapan tim teratas Liga Champions 2025/2026 saat ini berasal dari Premier League Inggris.
Suara.com - Dominasi klub Premier League atas kompetisi elite Eropa lainnya bukan lagi sekadar perdebatan, melainkan sebuah fakta yang terpampang nyata usai tuntasnya matchday ke-7 Liga Champions 2025/2026.
Klub-klub Inggris seolah memamerkan otot mereka, menunjukkan adanya jurang kualitas yang signifikan.
Secara statistik, superioritas ini tercermin jelas dalam peringkat koefisien UEFA per 21 Januari 2026, di mana Inggris kokoh di puncak dengan 104,769 poin, meninggalkan jauh para pesaingnya seperti Italia (92,533) dan Spanyol (86,890).
Bukti paling sahih dari jurang kualitas ini tersaji dalam duel akbar di Stadion Giuseppe Meazza, yang mempertemukan dua pemuncak klasemen liga masing-masing: Inter Milan dan Arsenal.
Alih-alih menyajikan pertarungan seimbang, laga tersebut justru menjadi panggung pamer kekuatan bagi Arsenal yang membungkam tuan rumah dengan skor telak 1-3.
Pelatih Inter, Cristian Chivu bahkan secara terbuka mengakui inferioritas timnya di hadapan kekuatan wakil Inggris tersebut.
"Mereka lebih kuat dalam hal intensitas, teknik, kecepatan, daya jelajah, dan ide di lini serang," kata Chivu soal Arsenal kepada Sky Sport.
Setelah semua pertandingan matchday ke-7 rampung pada Kamis (22/1/2026) dini hari WIB, dominasi ini semakin tak terbantahkan jika melihat komposisi delapan besar klasemen sementara. Lima dari delapan tim teratas berasal dari Liga Primer Inggris.
Arsenal memimpin dengan rekor sempurna 21 poin, diikuti oleh Liverpool (posisi 4), Tottenham Hotspur (5), Newcastle United (7), dan Chelsea (8).
Baca Juga: Senyum Pahit Hansi Flick: Barcelona Menang 4-2, Pedri Alami Cedera Mengkhawatirkan
Bahkan, Manchester City yang baru saja tergelincir, kini berada di peringkat ke-11 dengan poin yang sama seperti Newcastle dan Chelsea.
Dengan satu laga tersisa, potensi keenam wakil Inggris untuk finis di delapan besar dan lolos langsung ke babak 16 besar sangat terbuka lebar.
Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dari musim lalu, di mana hanya tiga tim Inggris yang berhasil finis di delapan besar.
Jika tren ini berlanjut, besar kemungkinan babak-babak akhir Liga Champions akan diwarnai oleh duel sesama tim Inggris, bahkan bukan tidak mungkin akan tercipta all English final keempat dalam sejarah, menyusul edisi 2008, 2019, dan 2021.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Barcelona Ditentukan Pekan Depan, Flick Minta Pemain Habis-habisan Lawan Copenhagen
-
Juventus Tekuk Benfica, Spalletti Akui Skuadnya Sempat Susah Payah Bongkar Pertahanan Lawan di Turin
-
Hansi Flick Pusing Jelang Barcelona Hadapi Laga Hidup Mati Kontra Eks Klub Kevin Diks
-
Rahasia Gol Free Kick Ciamik Dominik Szoboszlai
-
Luciano Spalletti Buka-bukaan: Inilah Masalah Besar Juventus di Liga Champions
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!
-
7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja