- Diego Costa mengungkapkan pengalaman pahit bekerja dengan Antonio Conte melalui The Obi One Podcast yang dipandu John Obi Mikel.
- Costa menyebut Conte sangat pahit dan buruk sebagai pribadi, berbeda dengan kekagumannya pada Jose Mourinho di Chelsea.
- Hubungan buruk itu diperparah pesan Conte yang menyatakan tidak akan mengandalkan Costa untuk musim berikutnya.
Suara.com - Mantan striker Chelsea, Diego Costa, melontarkan pengakuan pedas soal pengalaman pahitnya bekerja dengan Antonio Conte dalam sebuah wawancara.
Costa bahkan menyebut Conte sebagai sosok yang pahit dan sulit diajak bekerja sama, berbanding terbalik dengan kekagumannya terhadap Jose Mourinho, pelatih yang paling ia cintai selama berseragam The Blues.
Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Costa dalam The Obi One Podcast, yang dipandu mantan rekan setimnya di Chelsea, John Obi Mikel.
Costa mengungkapkan bahwa meski hanya satu musim bekerja di bawah asuhan Conte, pengalaman tersebut meninggalkan kesan sangat buruk.
Hubungan Costa dan Conte sejatinya sudah tidak mulus sejak awal. Saat Conte datang ke Stamford Bridge pada musim 2016/2017, Costa sebenarnya ingin kembali ke Spanyol.
Namun transfer itu batal, dan keputusan bertahan justru berbuah manis. Costa mencetak 20 gol liga dan menjadi kunci Chelsea menjuarai Premier League 2016/2017.
Masalah muncul di akhir musim. Costa mengungkapkan isi pesan singkatnya kepada Conte yang menanyakan apakah dirinya masih masuk rencana tim. Jawaban Conte disebut sangat mengejutkan.
“Dia bilang, ‘Terima kasih atas segalanya, tapi saya tidak akan mengandalkanmu musim depan’,” ujar Costa dilansir dari Talksport.
Costa mengaku langsung meneruskan pesan itu kepada petinggi klub saat itu, Marina Granovskaia, yang menilai perlakuan Conte tidak pantas.
Baca Juga: Tak Betah di Spanyol? Julian Alvarez Beri Kode Keras Ingin Kembali ke Premier League
Tak lama berselang, Costa akhirnya kembali ke Atletico Madrid pada Januari 2018, mengakhiri kebersamaannya dengan Conte lebih cepat dari seharusnya.
Costa menilai Conte sebagai pelatih profesional yang baik, tetapi sangat buruk sebagai pribadi.
“Dia selalu marah, tidak percaya orang lain, dan membuat suasana latihan tidak menyenangkan. Dia orang yang pahit,” kata Costa.
Penilaian itu kontras dengan pandangan Costa terhadap Jose Mourinho, sosok yang membawanya ke Chelsea pada 2014.
Bagi Costa, Mourinho adalah pelatih yang paling ia nikmati.
“Mourinho memberi kehidupan pada tim. Kamu datang ke latihan dengan bahagia. Dia mendengarkan pemain, peduli dengan keluarga, dan selalu ada saat dibutuhkan,” ujarnya.
Meski mengakui Mourinho sulit menerima kekalahan, Costa menegaskan pelatih asal Portugal itu memiliki hati yang baik.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Tak Betah di Spanyol? Julian Alvarez Beri Kode Keras Ingin Kembali ke Premier League
-
5 Klub Premier League Kuasai Papan Atas Klasemen Liga Champions
-
Peta Peluang Lolos 16 Besar Liga Champions: Nasib Chelsea, Liverpool, Man City, dan Barcelona
-
Prediksi Skor Juventus vs Benfica: Jose Mourinho Bisa Rusak Misi Besar Bianconeri
-
Prediksi Skor Chelsea vs Pafos FC: Peluang The Blues Tembus 16 Besar Liga Champions
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur
-
Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones