Suara.com - Laga kandang rasa tandang akan dilakoni Sriwijaya FC kala menjamu Borneo FC di laga pekan ke-18 Liga 1 2018 sore ini, Minggu (29/7/2018). Walau diprediksi bakal sedikit kesulitan, kemenangan wajib diraih untuk memutus hasil negatif di dua pertandingan sebelumnya menghadapi Mitra Kukar dan Arema FC dengan skor identik 0-3.
Menghadapi Borneo FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, bukanlah situasi yang menguntungkan bagi Laskar Wong Kito. Bermain jauh dari kandang, kemungkinan akan sedikit memengaruhi mental Esteban Viscarra dkk.
Di samping itu, kondisi internal klub yang tengah krisis membuat persiapan tim praktis tak maksimal. Pascamundurnya juru racik Rahmad Darmawan, Sriwijaya FC menunjuk pelatih Subangkit yang sebelumnya didapuk sebagai arsitek Sriwijaya FC U-19 sebagai caretaker.
Meski tampil pincang, Subangkit tetap optimistis. Pelatih yang sebelumnya berhasil membawa PSIS Semarang promosi ke Liga 1 2018 itu menyebut fokus utama saat ini adalah memperbaiki mental. Dua kekalahan sebelumnya bakal jadi motivasi untuk tampil habis-habisan menghadapi Borneo FC.
"Kami hanya punya 15 pemain lapangan (non-kiper) dan empat penjaga gawang, namun saya percaya mereka semua pasti akan siap memberikan yang terbaik. Kami ingin mengawali putaran kedua ini dengan bagus," ungkapnya.
Sementara itu chaos yang tengah terjadi di tubuh Sriwijaya FC bisa menjadi celah yang bisa dimanfaatkan Borneo FC mencuri poin di laga tandangnya. Apalagi skuat besutan Dejan Antonic ini baru saja memetik kemenangan kala bersua PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul pekan lalu.
Sang juru taktik, Dejan menyebut timnya akan memaksimalkan laga menghadapi Sriwijaya FC yang digelar di tempat netral. Ia mengaku tak ingin hanya terlena situasi yang tengah menimpa Sriwijaya FC, tetapi akan lebih fokus untuk memetik hasil sempurna nanti sore.
"Banyak berita miring yang menimpa Sriwijaya FC, tapi kami tak mau terlena. Bagaimanapun mereka tim bagus. Dua kekalahan sebelumnya membuat Sriwijaya FC diprediksi bakal bermain habis-habisan. Untuk itu kami tak ingin lengah. Kami hanya ingin fokus menampilkan permainan yang menarik, meski tak diperkuat dua pemain pilar kami," tandasnya.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Pangkas Jarak dengan Persib Bandung
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Borneo FC Mengintai, Bojan Hodak Santai: Persib Nomor Satu, Mereka yang Tertekan!
-
Borneo FC dan Persija Jakarta Menang di Pekan ke-28, Bojan Hodak Tanggapi Santai
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris