Suara.com - Timnas Indonesia U-16 berhasil memenangi laga sengit kontra Vietnam U-16 pada matchday 3 Grup A Piala AFF U-16 2018. Bermain di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Timnas Indonesia U-16 menang dengan skor 4-2.
Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia U-16 pun kokoh di puncak klasemen Grup A dengan poin sempurna 9 dari tiga laga yang telah dilakoni.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Timnas Indonesia U-16 sejatinya tampil apik di babak pertama. Sebuah tendangan bebas Mochamad Yudha saat laga baru berjalan tiga menit hampir membawa Tim Garuda Asia asuhan Fakhri Husaini unggul. Tapi, kiper Vietnam Nguyen Duy Dung berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Sayang, Indonesia kemudian kecolongan gol cepat yang membuat ribuan suporter yang memadati Gelora Delta terdiam. Di menit keenam, berawal dari kesalahan Komang Teguh dalam membuang bola, Dinh Thanh Trung sukses menggetarkan gawang Indonesia via sepakan mendatar.
Kesulitan membongkar lini pertahanan Vietnam, Fakhri Husaini pun memutuskan untuk memasukkan Supriadi pada menit 26 dan menarik keluar Amanar Abdilah, meski nama terakhir tak mengalami cedera. Luar biasanya, efeknya langsung terasa tiga menit kemudian.
Supriadi berhasil menyamakan kedudukan pada menit 29 lewat aksi individu gemilang. Sang attacker melakukan drive ke kotak penalti Vietnam dan sukses melewati tiga pemain lawan, sebelum menaklukkan kiper Thanh Trung lewat dengan dingin lewat tendangan mendatar. 1-1!
Selanjutnya kedua tim jual beli serangan, namun hingga akhir babak pertama, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Babak Kedua
Di awal babak kedua, Fakhri memasukkan Bagus Kahfi dan Fajar Faturahman. Bagus kemudian sukses membawa Garuda Asia berbalik unggul 2-1 lewat penalti pada menit 44, setelah Indonesia mendapat penalti karena David Maulana dilanggar.
Sebagai informasi, aturan pertandingan di Piala AFF U-16 ini memang unik. Berbeda dengan biasanya, laga di turnamen ini hanya dihelat selama 80 menit, alih-alih 90 menit.
Well, masuknya Bagus benar-benar membuat serangan Indonesia menjadi hidup. Pada menit 60, Bagus mencetak gol keduanya sekaligus membawa Indonesia unggul 3-1 setelah meneruskan umpan silang bek Bagas Kaffa. Benar-benar seorang super-sub!
Pertandingan kemudian sempat terhenti pada menit 66 setelah keributan terjadi. Wasit kemudian memberi kartu merah untuk pemain Vietnam Vo Nguyen Hoang dan Bagas.
Sama-sama tampil dengan sepuluh pemain, Indonesia kemudian berada dalam tekanan setelah Vietnam berhasil mendapat penalti pada menit 72. Thanh Trung yang dipercaya menjadi eksekutor sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-3 untuk Vietnam.
Berita Terkait
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Nasywa Salsabila Jadi Top Skor Piala AFF Putri U-16 2025
-
Kalahkan Thailand, Australia Juarai Piala AFF U-16 Putri 2025
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Timnas Putri Indonesia U-16 Hajar Timor Leste 6-0, Selangkah Lagi ke Semifinal AFF 2025
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang
-
Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau