- Timnas Putri U-16 Australia juara Piala AFF Putri U-16 2025 usai kalahkan Thailand 1-0 di Stadion Manahan, Solo.
- Gol kemenangan dicetak Theodora Mickalad pada menit ke-49 setelah kesalahan kiper Thailand.
- Thailand gagal meraih gelar keempat beruntun, sementara Vietnam finis ketiga usai menyingkirkan Indonesia lewat adu penalti.
Suara.com - Timnas Putri U-16 Australia sukses merebut gelar juara Piala AFF Putri U-16 2025 usai menundukkan Thailand dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025).
Kemenangan ini mengakhiri dominasi Thailand yang sebelumnya meraih tiga gelar beruntun, sekaligus menghadirkan trofi kedua bagi Australia setelah kali pertama menjuarai ajang ini pada 2009.
Sejak awal laga, Australia tampil agresif dan langsung menekan pertahanan lawan. Maeve Joan Nicholas mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh di menit ke-10, namun kiper Thailand, Pimlapat Aeewong, masih sigap mengamankan bola.
Tekanan serupa kembali hadir pada menit ke-22 melalui sepakan Hayley Ashley Muir, tetapi lagi-lagi dapat diredam oleh penjaga gawang Thailand.
Peluang emas lain tercipta menjelang babak pertama berakhir lewat tendangan Matilda Wadewitz dari sisi kanan, namun arah bola belum tepat sasaran. Skor tetap tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad asuhan Michael Edward Cooper melanjutkan dominasi serangan. Claire Louise Corbett yang baru masuk sempat memberi ancaman, tetapi tembakannya masih bisa dibendung Aeewong.
Petaka datang bagi Thailand di menit ke-49. Kesalahan kiper saat memotong bola tendangan bebas berujung pada gol Australia, setelah Theodora Mickalad dengan cerdik memanfaatkan situasi dan mencetak gol pembuka.
Thailand mencoba bangkit dengan melancarkan serangan ke jantung pertahanan Australia, namun tak mampu menembus lini belakang lawan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini juga menjadi pertemuan kedua antara kedua tim di turnamen, setelah sebelumnya Australia menang 2-1 di fase grup.
Baca Juga: Apa Evaluasi Buat Timnas Putri Indonesia Pasca Ditumbangkan Australia?
Sementara itu, pada perebutan tempat ketiga, Vietnam berhasil menundukkan Indonesia melalui adu penalti dengan skor 7-6. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
(Antara)
Berita Terkait
-
Apa Evaluasi Buat Timnas Putri Indonesia Pasca Ditumbangkan Australia?
-
Australia Bergejolak: Protes Massal Desak Sanksi untuk Israel!
-
Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global
-
Timnas Putri Indonesia U-16 Hajar Timor Leste 6-0, Selangkah Lagi ke Semifinal AFF 2025
-
Indra Bekti Siap Pindah ke Australia: Kita Tinggalkan Semua yang Ada di Sini
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara