Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membenarkan tidak memberikan dana bantuan kepada timnas Indonesia U-16 yang berlaga Piala AFF U-16 2018. Namun, Kemenpora bakal mengupayakan membantu Timnas U-16 di Piala AFC pada September 2018.
Sebelumnya, beredar surat propas Kemenpora yang menolak memberikan bantuan kepada PSSI untuk Piala AFF U-16 2018 dan Piala AFC 2018. Surat tertanggal 7 Mei itu mengaku sedang fokus di Asian Games 2018.
"Sebelumnya, kami Kemenpora dan seluruh rakyat Indonesia tentu merasa gembira sekali dengan prestasi yang telah diraih oleh Timnas U-16. Ini tidak hanya kado istimewa bagi HUT RI tahun 2018, tapi juga dapat mendorong Timnas yang akan berlaga di Asian Games untuk dapat lebih berprestasi," kata Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto dalam rilis yang diterima Suara.com.
Gatot membenarkan, bahwa surat yang beredar tersebut memang betul asli dari Kemenpora. Berdasarkan laporan dari internal Deputi IV, anggaran dari Deputi IV tahun ini lebih difokuskan pada anggaran untuk dua Timnas Indonesia yakni putra dan putri yang akan berlaga di Asian Games.
Jumlahnya cukup signifikan, kurang dari Rp 20 miliar. Dengan rincian, total Rp 19.376.000. Untuk Timnas putra Rp 10.188.000 dan Timnas putri Rp 9.188.000. Kemudian Rp 5,9 miliar diperuntukan untuk lisensi wasit international, pelatih professional dan upgrading pelatih international.
"Program itu sudah dan masih berlangsung bersama PSSI," kata Gatot.
Lebih lanjut Gatot mengatakan, Menpora Imam Nahrawi sudah memerintahkan adanya perhatian khusus untuk Timnas U-16. Apalagi, tim berjuluk Garuda Asia itu bakal berlaga di Piala AFC U-16 pada September mendatang. Tidak hanya untuk U-16. Tim nasional U-19 juga dibantu oleh Kemenpora.
"Sesuai arahan Menpora sesungguhnya untuk U-16 dan U-19 tahun ini juga harus difasilitasi selain untuk Asian Games. Oleh karenanya, Kemenpora akan tetap mengupayakan fasilitasi bantuan, apalagi Timnas U-16 sebentar lagi akan berlaga di kejuaraan Asia," ujar Gatot.
Selain itu, Kemenpora juga bakal memberikan bonus kepada para punggawa Garuda Asia sebagai bentuk apresiasi. Khusus pemain Timnas U-16 yang berasal dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) akan mendapatkan uang senilai Rp 200 juta.
Baca Juga: Santunan Rp 6 Miliar Bagi 404 Korban Meninggal Gempa Lombok
"Sebagai bentuk apreasiasi pemerintah terhadap prestasi atlet-atlet yang sebagian berasal dari PPLP yang menjadi pemain di U-16 (sejauh ini terdata ada lima pemain) akan diberikan penghargaan sebesar Rp 200 juta," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Timnas U-16 berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand di partai final lewat adu penalti, Jumat (11/8/2018). Adu penalti setelah kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1.
Berita Terkait
-
Kemenpora Akan Cek Rumor Penolakan Bantuan untuk Timnas U-16
-
Sambut Asian Games 2018, Ribuan Orang Flashmob Tarian Nusantara
-
Berat Badan Eko Yuli Sudah Ideal untuk Turun di Nomor 62 Kg
-
Mau Nonton Asian Games, 24 WNA Datang Pakai Paspor Palsu
-
Sandiaga Janji LRT Rampung Sebelum Asian Games, Nyatanya Begini
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi