Suara.com - Bhayangakara FC berhasil mengalahkan Perseru Serui dengan skor tipis 1-0 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Rabu (12/9/2018). Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy mengaku senang dengan kemenangan tersebut yang membuat rekor timnya belum terpecahkan.
Atas hasil ini, memang The Guardian belum pernah merasakan kekalahan ketika bermain di PTIK. Hasil ini juga membuat tim kepolisian itu melesat ke puncak klasemen sementara Liga 1 2018 dengan perolehan 35 poin.
Pertandingan melawan Perseru terbilang cukup ketat. Meski menguasai jalannya pertandingan, Bhayangkara selalu kesulitan mencetak gol.
Gol semata wayang Bhayangkara FC dicetak pada menit ke-54 oleh Herman Dzumafo. Setelah itu, Bhayangkara kesulitan untuk menambah gol ke gawang Perseru.
"Pertandingan yang berat lawan Serui. Karena mereka kuat secara fisik dan pertandingan ini targetnya dapat poin. Kalau dapat tiga poin buat mereka bonus tiga minggu kerja perbaiki penguasaan bola dan kapan menyerang dan menguasai bola," kata Simon dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Anak-anak bermain profesional. Setelah cetak gol ada perubahan, jadi lebih ketat karena Serui juga butuh gol," tambahnya.
Kemenangan ini membuat Simon sangat bangga. Pasalnya dalam laga ini Bhayangkara FC tampil tanpa sejumlah pemain andalannya seperti Paulo Sergio dan Awan Setho.
"Tanpa Paulo kami masih main cukup baik, saya apresiasi pemain. Dua pemain kita berusia 19 tahun juga Sani dan Nurhidayat main bagus dengan lawan yang bagus juga," pungkasnya.
Sementara itu, pemain Bhayangkara Vladimir Vujovic mengaku senang atas kemenangan ini. Persiapan cukup lama timnya dianggap tidak sia-sia.
Baca Juga: Gol Tunggal Dzumafo Menangkan Bhayangkara FC di PTIK
"Kita sudah persiapan tiga minggu untuk lebih baik satu atau dua sentuhan main cepat bangun serangan. Hasil yang sangat menyenangkan, karena kita main bagus."
"Mereka tim sulit untuk di lawan, karena ekspektasi orang bakal mudah bisa dapat tiga poin tapi tadi sulit untuk dapat menang. Saya senang bisa menang," ujar Vujovic.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Bhayangkara FC Resmi Rekrut 3 Pemain Asing Baru Untuk Perkuat Lini Serang, Siapa Saja?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Peluang Terbuka! Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang
-
Naturalisasi Rasa Eropa, Karier Rasa Lokal! Eks PSM Puji Mental Baja Marselino Ferdinan
-
Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Ambisi Timnas Indonesia Permalukan Jepang
-
Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
-
Daftar Negara Pesaing Timnas Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Adu Peringkat Timnas Futsal Indonesia dan Jepang, Duel Gila Tersaji di Semifinal!
-
Ucapan Kontroversial Mauro Zijlstra 'Digoreng' Netizen Usai Gabung ke Persija
-
Tolak Tren 'Pulang Kampung', Elkan Baggott Pilih Jalan Terjal Bertahan di Kompetisi Inggris
-
Memori Buruk Timnas Futsal Indonesia Lawan Jepang, Kalah Menyakitkan 4 Tahun Lalu
-
Persija Jakarta Belum Puas Dapat Mauro Zijlstra?