Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, mengatakan pihaknya sudah mengantongi nama calon pelatih lain jika Luis Milla tidak juga memberikan jawaban terkait tawaran perpanjangan kontrak sebagai juru taktik Timnas Indonesia. Namun, Refrizal enggan membocorkan lebih jauh soal pelatih anyar pengganti Milla tersebut.
PSSI hingga kini memang masih menunggu kabar dan jawaban dari Milla, terkait tawaran perpanjangan kontrak satu tahun yang telah disodorkan. Hingga saat ini, pelatih asal Spanyol tersebut belum memberikan jawabannya.
PSSI pun memberikan tenggat waktu kepada Milla untuk memberikan jawaban. Paling tidak, mantan pelatih Timnas Spanyol U-21 itu sudah harus memberikan respons pada 15 September mendatang.
Jika tidak, menurut Reflizal, PSSI siapakan menggunakan opsi lain, yaitu mencari pelatih anyar untuk menggantikan Milla.
"Untuk saat ini, kami belum bisa sebutkan nama-namanya (pelatih) karena sesuai kesepakatan dan ditakutkan pandangan dari publik nggak bagus. Dan menyoal kondisi Milla ini sebenarnya nggak bagus juga kalau disampaikan sekarang," kata Refrizal saat duhubungi Suara.com, Kamis (13/9/2018).
PSSI sendiri memang harus bergerak cepat terkait penunjukkan sosok pelatih Timnas Indonesia. Sebab, skuat Garuda harus mempersiapkan diri jelang bergulirnya Piala AFF 2018 pada November mendatang.
Belakangan sejumlah nama pelatih pun bermunculan terkait pengganti Luis Milla. Salah satunya yang santer dikabarkan adalah juru taktik Bhayangkara FC, Simon McMenemy.
"Kami masih nunggu jawaban dari Milla dan kesepakatan-kesepakatan terkait kontrak kerja yang sudah kami email. Jika waktu yang ditentukan nggak siap, kita ganti," ungkap Reflizal.
"Kecuali kita hanya fokus ke Luis Milla, dan nggak punya cadangan. Nah, masalahnya kan kami sudah siapkan nama pelatihnya, nama alternatif. Kita nggak boleh tergantung Milla tentunya," tegasnya.
Baca Juga: Wah! Pelatih Inggris Sejajarkan Rashford dengan Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
-
Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas
-
Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?
-
Sering Disangka Pegal, 6 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Saraf Tepi Bermasalah