Suara.com - Atletico Madrid benar-benar harus dibuat bekerja keras untuk meraih kemenangan atas tuan rumah AS Monaco di laga matchday 1 Grup A Liga Champions 2018/2019. Pelatih Los Colchoneros -julukan Atletico, Diego Simeone pun mengakui jika timnya memang dibuat amat kewalahan.
Bertandang ke Stade Louis II, Rabu (19/9/2018) dinihari WIB, Atletico, yang saat ini tengah terseok-seok di liga domestik, akhirnya memetik kemenangan tipis 2-1. Namun, Los Colchoneros harus melakoni comeback untuk mengunci raihan poin penuh dari lawaran ke Monaco.
Samuel Grandsir membawa AS Monaco unggul 1-0 lebih dahulu di menit 18. Atletico sendiri bisa membalas dua kali sebelum jeda half-time, yakni lewat Diego Costa dan Jose Gimenez.
Unggul 2-1 saat half-time, Atletico cukup dibuat kerepotan oleh serangan-serangan balik AS Monaco di babak kedua. Meski menguasai 57 persen ball possession, Atletico memang cukup dibuat ketar-ketir dengan percobaan-percobaan tembakan yang dilepaskan tim tuan rumah.
Menurut data Soccerway, AS Monaco total meregister sembilan percobaan tembakan di sepanjang laga. Sementara itu, Atletico tujuh kali.
Simeone pun menyebut laga kontra AS Monaco ini sangat berat. Namun, entrenador berpaspor Argentina itu puas dengan reaksi pasukannya secara keseluruhan.
"Ini laga yang berat dan kondisi lapangan tak memudahkan untuk siapapun. Menjadi kian rumit dengan gol yang mereka cetak, mereka unggul lebih dulu. Harus diakui kalau mereka membuat kami benar-benar kewalahan kali ini. Kemenangan yang sangat tidak mudah," papar Simeone seperti disadur dari Marca.
"Namun, di saat sulit, lantas datang reaksi dari kami. Saya pikir itu yang paling penting, jadi saya puas," lanjut mantan pemain Timnas Argentina tersebut.
"Laga yang bagus dari para bek tengah, dari Koke, dari Angel Correa dan kerjasama antara (Antoine) Griezmann dan (Diego) Costa memungkinkan kami untuk memenangi pertandingan," tandas Simeone.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Matchday 1 Liga Champions Dini Hari Nanti
Simeone sendiri hanya menyaksikan laga timnya kontra AS Monaco dari tribun VIP, lantaran masih menjalani hukuman tak boleh mendampingi tim di touchline. Hukuman ini dijatuhkan UEFA pada akhir musim lalu.
Berita Terkait
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia