Bola / Liga Italia
Senin, 04 Mei 2026 | 17:38 WIB
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, berterima kasih kepada para juru taktik pendahulunya di tim tersebut setelah klubnya menjuarai Liga Italia 2025/2026. [Dok. IG Inter Milan]
Baca 10 detik
  • Inter Milan resmi menjuarai Liga Italia 2025/2026 setelah mengalahkan Parma 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza pada Senin.
  • Pelatih Cristian Chivu mengapresiasi kontribusi pelatih pendahulu dalam membentuk kualitas pemain hingga berhasil mengamankan gelar juara ke-21.
  • Presiden Giuseppe Marotta menyatakan kepuasan atas pemilihan Chivu sebagai pelatih karena keberanian dan dedikasi yang ditunjukkannya sepanjang musim.

Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, berterima kasih kepada para juru taktik pendahulunya di tim tersebut setelah klubnya menjuarai Liga Italia 2025/2026.

Inter Milan memastikan gelar juara Liga Italia 2025/2026 pada pekan ke-35, di mana mereka mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.

Tiga poin dari pertandingan versus Parma membuat Inter memiliki 82 poin di klasemen. Dengan tiga pertandingan tersisa, perolehan poin itu tidak akan terkejar oleh peringkat kedua Napoli yang mengantongi 70 poin.

"Pendahulu saya sudah melakukan pekerjaan yang baik sekali," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan.

Pria asal Rumania itu menyebut, pelatih-pelatih sebelum dirinya berhasil membentuk para pemain Inter sehingga memiliki kualitas seperti sekarang.

"Mereka membuat pemain memiliki pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih mudah beradaptasi pada setiap laga," tutur Chivu.

Para pemain inilah, dia menambahkan, yang mewujudkan impian Chivu menjuarai Liga Italia sebagai seorang pelatih.

Dia pun bersyukur dengan pencapaian tersebut, apalagi Inter Milan menjalani musim yang naik-turun di liga.

"Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi dan bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang harus menikmati momen ini," kata Chivu.

Baca Juga: Nilai Emil Audero Jadi Kiper Terbaik Serie A Meski Cremonese Tumbang Telak dari Napoli

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta menyebut bahwa trofi juara Liga Italia merupakan mimpinya sejak kecil.

Sama seperti Chivu, Marotta pun mengingat jasa presiden Inter Milan di masa lampau seperti Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli dan Steven Zhang.

Dia pun bersyukur pihaknya membuat keputusan tepat dengan merekrut Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan mulai musim 2025/2026.

"Kami melihat Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai pelatih yaitu keberanian," ujar Marotta.

Itu menjadi gelar ke-21 Inter Milan sepanjang sejarah mereka. Di Liga Italia, trofi juara terbanyak masih dipegang Juventus (36 kali).

[ANTARA]

Load More