- Inter Milan resmi menjuarai Liga Italia 2025/2026 setelah mengalahkan Parma 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza pada Senin.
- Pelatih Cristian Chivu mengapresiasi kontribusi pelatih pendahulu dalam membentuk kualitas pemain hingga berhasil mengamankan gelar juara ke-21.
- Presiden Giuseppe Marotta menyatakan kepuasan atas pemilihan Chivu sebagai pelatih karena keberanian dan dedikasi yang ditunjukkannya sepanjang musim.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, berterima kasih kepada para juru taktik pendahulunya di tim tersebut setelah klubnya menjuarai Liga Italia 2025/2026.
Inter Milan memastikan gelar juara Liga Italia 2025/2026 pada pekan ke-35, di mana mereka mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Tiga poin dari pertandingan versus Parma membuat Inter memiliki 82 poin di klasemen. Dengan tiga pertandingan tersisa, perolehan poin itu tidak akan terkejar oleh peringkat kedua Napoli yang mengantongi 70 poin.
"Pendahulu saya sudah melakukan pekerjaan yang baik sekali," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan.
Pria asal Rumania itu menyebut, pelatih-pelatih sebelum dirinya berhasil membentuk para pemain Inter sehingga memiliki kualitas seperti sekarang.
"Mereka membuat pemain memiliki pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih mudah beradaptasi pada setiap laga," tutur Chivu.
Para pemain inilah, dia menambahkan, yang mewujudkan impian Chivu menjuarai Liga Italia sebagai seorang pelatih.
Dia pun bersyukur dengan pencapaian tersebut, apalagi Inter Milan menjalani musim yang naik-turun di liga.
"Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi dan bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang harus menikmati momen ini," kata Chivu.
Baca Juga: Nilai Emil Audero Jadi Kiper Terbaik Serie A Meski Cremonese Tumbang Telak dari Napoli
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta menyebut bahwa trofi juara Liga Italia merupakan mimpinya sejak kecil.
Sama seperti Chivu, Marotta pun mengingat jasa presiden Inter Milan di masa lampau seperti Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli dan Steven Zhang.
Dia pun bersyukur pihaknya membuat keputusan tepat dengan merekrut Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan mulai musim 2025/2026.
"Kami melihat Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai pelatih yaitu keberanian," ujar Marotta.
Itu menjadi gelar ke-21 Inter Milan sepanjang sejarah mereka. Di Liga Italia, trofi juara terbanyak masih dipegang Juventus (36 kali).
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi