Suara.com - Tiga poin berhasil diamankan timnas Indonesia U-16 di laga perdana Grup C Piala Asia U-16. Menghadapi Iran di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Garuda Asia menang telak dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol timnas Indonesia U-16 dalam laga itu dicetak oleh si kembar Bagus dan Bagas. Bagus Kahfi membuka kemenangan di menit ke-4, sedangkan Bagas mengunci kemenangan anak-anak asuh Fakhri Husaini di menit 90+2.
Jalannya Pertandingan
Menghadapi Iran di laga pertama fase grup Piala Asia U-16, tidak dibutuhkan waktu lama bagi Indonesia untuk mengubah papan skor. Empat menit bola bergulir, tim berjuluk Garuda Asia unggul 0-1.
Adalah Bagus Kahfi yang mencatatkan namanya di papan skor. Lepas dari kawalan pemain bertahan Iran, Bagus menyelesaikan umpan sempurna yang disodorkan Supriadi.
Tujuh menit berselang, peluang kembali didapat Indonesia. Mendapat ruang, Bagus melepaskan tembakan ke sudut gawang. Namun sepakannya terlalu lemah dan bola dengan mudah diamankan Nikpour.
Meski kalah dalam penguasaan bola, bukan berarti Iran tanpa serangan. Di menit 19, sepakan keras Bavieh nyaris menyeimbangkan kedudukan. Beruntung bagi Indonesia, Ernando berhasil membendung bola dengan gemilang.
Memasuki menit 24, tekanan yang dilancarkan Indonesia kembali membahayakan pertahanan Iran. Namun kali ini, peluang yang didapat Supriadi gagal dimaksimalkan menjadi gol. Sepakan pemain asal Surabaya itu masih melebar.
Jelang turun minum, serangan yang dilancarkan Iran semakin Intens. Bahkan di menit 43 kesalahan yang dilakukan pemain belakang Indonesia nyaris berbuah gol bagi Iran jika saja Ernando gagal membendung sepakan keras Shakibkhoo.
Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Datang ke KPU, 3.886 Polisi - Tentara Berjaga
Tekanan langsung dilancarkan Indonesia di babak kedua. Peluang didapat Supriadi di menit 47, namun sepakannya gagal menemui sasaran.
Memasuki menit 52 Bagus nyaris menggandakan keunggulan Garuda Asia. Berhasil mengecoh dua pemain belakang Iran, Bagus yang berhadapan dengan penjaga gawang mengarahkan bola ke sudut gawang. Sayang bola berhasil dipatahkan Nikpour.
Lepas dari kawalan, sepakan keras dilepaskan David Maulana dari tepi kotak penalti. Lagi-lagi bola berhasil diamankan Nikpour.
Lewat serangan balik cepat, Iran nyaris menyeimbangkan papan skor. Beruntung bagi Garuda Asia, bola yang dilepaskan Jafari dimentahkan mistar gawang.
Memasuki masa injuri, upaya keras anak-anak asuh Fakhri Husaini kembali membuahkan hasil. Melewati tiga pemain Iran, Bagas Kahfi mengunci kemenangan Indonesia menjadi 0-2.
Susunan Pemain
Iran: Nikpour, Azizi, Hazbavi, Teymori, Shabani, Bavieh (C), Shakibkhoo, Seyedi, Salman, Jafari, Alizadeh.
Cadangan: Shaverdi, Hajizadeh, Parsa, Khodabakhshi, Aminzadeh, Sharifi, Eslamtalab, Barzegar, Doustali, Malekinezhad, Bagheri, Hosseini.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Debutan vs Peraih 13 Gelar: Bisakah Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Iran di Final?
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Daftar Pemain Abroad yang Kembali Merumput di Liga 1, Siapa Saja?
-
Siapa Fabio Azka? The Next Pratama Arhan yang 'Sulit' Ulang Tahun
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League