- Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengamati performa Dewa United yang terdampar di papan tengah meski memiliki materi pemain berkualitas.
- Jadwal kompetisi Asia yang sangat padat diduga menjadi penyebab utama kelelahan fisik dan penurunan stabilitas poin Dewa United.
- Pertandingan pekan ke-28 BRI Super League antara Dewa United dan Persib akan berlangsung di Banten pada 20 April 2026.
Suara.com - Anomali performa skuad bertabur bintang milik Dewa United yang justru terdampar di papan tengah klasemen mengundang keheranan dari pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak.
Menjelang duel krusial pada pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026, teka-teki mengenai jebloknya performa tim tuan rumah tersebut menjadi perbincangan hangat.
Beban berat karena harus membagi fokus dengan jadwal padat di ajang kompetisi Asia (AFC) disinyalir menjadi biang keladi yang merusak stabilitas poin tim bermateri mewah ini.
Pertandingan sarat gengsi ini rencananya akan diselenggarakan di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026) mendatang.
Meskipun sang calon lawan saat ini masih berkutat di peringkat kedelapan, Bojan Hodak pantang memandang sebelah mata kekuatan tim yang dihadapinya.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai secara objektif bahwa Dewa United sejatinya merupakan tim tangguh yang dihuni oleh deretan pemain berkualitas di setiap sektor.
"Dewa punya banyak pemain bagus. Saya selalu bilang Dewa adalah tim yang sangat bagus. Mereka punya banyak pemain dengan kualitas individu tinggi," puji Bojan Hodak di Bandung.
Melihat kedalaman materi pemain yang sangat impresif, sang pelatih mengaku sangat terkejut melihat realita posisi mereka di tabel klasemen saat ini.
Hingga menuntaskan pekan ke-27, Dewa United nyatanya masih kesulitan bersaing di papan atas dan tertahan dengan koleksi 40 poin.
Baca Juga: Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
Pelatih yang sukses mengantarkan Persib meraih gelar juara beruntun ini kemudian mencoba menganalisis faktor penyebab inkonsistensi yang dialami lawannya tersebut.
Padatnya jadwal bertanding internasional yang harus dilalui Dewa United sepanjang musim ini dinilai sebagai beban fisik yang sangat memberatkan pemain.
"Saya tidak tahu kenapa posisi mereka rendah di klasemen. Mungkin jadwal AFC juga sedikit memengaruhi karena mereka kurang waktu istirahat," jelas pelatih berkepala plontos tersebut.
Terlepas dari masalah kelelahan fisik, kualitas individu yang mumpuni membuat Dewa United tetap memancarkan aura ancaman yang sangat berbahaya di lapangan hijau.
Waspadai Momentum Kebangkitan Tangsel Warriors
Terlebih lagi, tim tuan rumah sedang berada dalam tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi menyusul hasil positif di pertandingan sebelumnya.
Berita Terkait
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield
-
Misteri Pemanggilan Vickery dan Baker ke TC Timnas Indonesia: Strategi Cerdik John Herdman?
-
Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026
-
Herdman Samakan Potensi Mathew Baker dengan Bintang Kanada, Siapkan Jalur Kilat ke Timnas Senior
-
10 Tim yang Pernah Juara Back-to-Back Liga Champions: PSG Masuk Daftar Elit!
-
Karut-marut Administrasi SAFA Hambat Timnas Afrika Selatan Terbang ke Meksiko